Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Waspada! Kasus Positif Covid-19 di Bangka Belitung Capai 7.000 Orang, 200 Santri IC Positif Corona

Kasus positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung, semakin bertambah. Masyarakat harus waspada karena penuluaran Virus Corona begitu cepat terjadi.

Bangkapos.com/Darwinsyah
Ilustrasi Covid-19 di Bangka Belitung 

POSBELITUNG.CO -- Kasus positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung, semakin bertambah. Masyarakat harus waspada karena penuluaran Virus Corona begitu cepat terjadi.

Hingga hari ini Rabu (24/2/2021) kasus Covid-19 di Negeri Serumpun Sebalai ini telah tembus angka tujuh ribu kasus.

Pada Selasa (23/3/2021) kemarin saja, angka kasus positif di Bangka Belitung telah mencapai 6.905 kasus.

Diakui Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, dengan tambahan hari ini, kasus positif corona dipastikan tembus tujuh ribu kasus, karena kasus baru berasal dari klaster IC Sungailiat.

"Santri di IC memberikan tambahan yang cukup besar di atas 200 kasus baru positif Covid-19, hari ini yang akan disampaikan dalam rilis nantinya, itu berdasarkan hasil swab PCR, sehingga kasus akan tembus tuju ribu," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya, upaya yang dilakukan Satgas Covid-19 Bangka Belitung dengan adanya penambahan kasus di Islamic Center telah memberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat mikro, dalam upaya pengendalian kasus.

"Yaitu dua di Kabupaten Bangka Selatan, masing-masing di Desa Bencah dan Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, dan satu di Kabupaten Bangka yaitu di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Center, Kelurahan Sinar Baru, Kecamatan Sungailiat,"ujarnya.

Dia menjelaskan langkah taktis tersebut dilakukan sebagai upaya pengendalian, pemantauan, dan evaluasi penanganan Covid-19 sehingga Covid-19 tidak menyebar dan meluas.

"Seperti yang kita kumandangkan dan ungkapan kemarin harus melaksanakan PPKM skala mikro, agar berdampak tentu saja pengendalian untuk lebih mengendalikan langsung ke sasaran pengendalian, dilakukan perangkat desa, ketimbang dari kabupaten/kota terlalu jauh," ungkap Mikron.

Kemudian, untuk langkah vaksin yang telah dilakukan sebagai upaya lainya meningkatkan kekebalan kelompok di masyarakat.

Halaman
1234
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved