Breaking News:

Berita Belitung Timur

Lora Keluhkan Lampu Jalan di Belitung Timur, 20 Persen Lampu Jalan Kabupaten Mati

Lora Lorinda seorang warga Manggar memiliki mobilitas tinggi di jalanan. Hampir setiap minggu dia melewati perbatasan Belitung dan Belitung Timur.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Penerangan di Perbatasan Belitung Beltim di Desa Simpang Tiga, Simpang Renggiang. 

POSBELITUNG.CO - Lora Lorinda seorang warga Manggar memiliki mobilitas tinggi di jalanan. Hampir setiap minggu dia melewati perbatasan Belitung dan Belitung Timur. Ia melihat perbedaan penerangan yang sangat terlihat ketika berada di Belitung dan di Belitung Timur. Karena itu dia mengeluhkan penerangan lampu jalan saat memasuki wilayah Belitung Timur.

Menurutnya, penerangan lampu jalan hanya ada sekitar belasan lampu yang menerangi jalanan setelah masuk persis dari gerbang Belitung Timur. Selebihnya ia kesulitan karena tidak satupun lampu jalan menyala sampai ke Desa Renggiang, Kecamatan Simpang Renggiang.

"Situasi yang sepi dan rumah warga yang berjauhan menjadi potensi yang rawan terjadinya tindak kriminal. Terlebih di tikungan yang lampu jalannya tidak nyala bisa jadi penyebab kecelakaan. Jangan sampai sudah terjadi baru bergerak," kata dia kepada pos belitung, Kamis (25/2).

Merespon hal ini, Dinas Perhubungan Belitung Timur sudah berencana bakal membenahi 2.375 titik lampu di jalan kabupaten pada 2021 ini. Kepala Dinas Perhubungan Belitung Timur Adlan Taufik mengaku banyak mendapat saran dan kritik atas hal ini. Namun, ia berkomitmen akan memperbaiki secepatnya demi membuat nyaman warga Belitung Timur.

Ditemui di ruang kerjanya, ia mengatakan saat ini pembenahan itu sudah berproses. Pembenahan ini berupa revitalisasi dan pemeliharaan jaringan. Menurutnya, pembenahan ini sudah direncanakan sejak tahun 2020, namun karena ada refocusing anggaran maka pelaksanaannya ditunda menjadi tahun ini.

"Kami baru berkoordinasi dengan bidang anggaran bahwa tahun 2021 bakal ada refocusing terkait dana insentif daerah dan dana alokasi umum maksimal delapan persen. Harapan kami 2021 tidak banyak lagi refocusing di Dishub," kata Adlan.

Selain itu, Adlan bilang dinasnya juga ditantang oleh Bupati Belitung Timur Burhanudin agar menyalakan semua lampu jalan pada 2021. Menurutnya dari segi SDM, pihaknya sudah mampu untuk melayani ribuan titik itu.

Namun, dari sisi prasarana ia merasa kurang mengingat wilayah Beltim yang cukup luas. Ia mengatakan kendalanya adalah selama ini tidak pernah merevitalisasi jaringan sehingga mulai 2019 sampai sekarang sudah mulai diperbaiki.

"Kalau dibenahi per titik lampu jalan tapi jaringannya tidak diperbaiki juga akan jadi masalah," kata Adlan.

Demi mempercepat realisasi itu, tahun ini pihaknya ada penambahan satu unit mobil crane. Ia sudah menganggarkan Rp 1,2 miliar untuk pengadaan mobil crane ukuran 12 meter supaya bisa menjangkau lebih jauh dalam pemeliharaannya.

Halaman
12
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved