Breaking News:

Pembunuhan Sadis, Bos Sembako Tewas Dalam Kondisi Terikat, Kepala Dibungkus Sarung

Aksi pembunuhan keji terhadap pengusaha toko sembako dan material bangunan di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, membuat warga sekitar

SURYA.co.id/Imam Taufiq
Petugas melakukan olah TKP di toko korban, tempat korban dibantai pelaku. Pembunuhan bos sembako di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar itu mengundang masyarakat berbondong-bondong melihatnya. 

Sebab, darahnya belum membeku saat korban ditemukan tewas itu, sehigga diperkirakan kematiannya baru hitungan jam.

Cuma, yang agak jadi kendala penyelidikan, tak ada saksi lain dalam kejadian itu.

Itu karena korban tinggal sendirian.

Informasinya, ia sudah berpisah dengan istrinya.

 
Kini, istrinya tinggal di Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro atau berjarak sekitar 7 km dari tempat tinggal korban.

Begitu juga dengan kedua anak korban.

Meski tak tinggal serumah dengan korban, namun keduanya juga tinggal di dekat toko korban atau hanya berjarak sekitar 50 meter.

 Mereka juga membuka usaha yang juga mirip dengan usaha korban.

"Korban itu tinggal sendirian sehingga tak saksi lain dalam kejadian ini.

Makanya, kami sedang mempelajari CCTV yang ada di rumah korban," paparnya.

Selain itu, petugas juga memeriksa orang yang pertama kali mengetahui kejadian pembunuhan ini.

Yakni, M Ali Reza (22), karyawan toko korban, yang warga desa setempat (Desa Jatinom).

Saat itu, Reza datang ke toko korban sekitar pukul 07.30 WIB karena akan bekerja.

Namun, ia heran karena pintu harmonika toko korban hanya terbuka sedikit.

Tak seperti biasanya, jika korban yang membuka duluan, pintu harmonika itu selalu terbuka lebar dan kondisi dalam toko sudah terang benerang karenaa semua lampunya selalu dinyalakan.

"Katanya, itu hanya terbuka sekitar 40 cm dan kondisi dalam toko gelap sehingga ia (Reza) nekat masuk dengan.

Memanggil-manggil korban, "Bos, bos.... " Namun tak ada jawaban.

Baru masuk sekitar 7 langkah, ia sudah melihat bosnya tergeletak dengan bersimbah di lantai dalam toko," ujarnya.

Karuan, Reza ketakutan dan buru-buru kembali keluar, lalu berteriak-teriak minta tolong, kalau bosnya tewas.

Mengapa korban ditemukan tewas bukan di kamar tidurnya melainkan di lantai tokonya, petugas masih menyelidikinya.

Namun, ada dugaan lain, kalau korban itu sempat melawan, hingga bertahan sampai di dalam tokonya, yang berjarak sekitar 8 meter dari kamar tidurnya.

Cuma yang jadi tanda tanya petugas, kedua tangan korban kok sampai diikat ke depan.

Baca juga: Perawat Luka Parah di Lehet Disayat Pria Tak Dikenal di Bandara Soekarno-Hatta

Begitu juga, kedua kaki juga terikat. Itu diperkirakan, korban diikat sebelum meninggal dunia.

Karena mampu melumpuhkan korban cara seperti itu, dugaan petugas, pelakunya bisa jadi lebih dari dua orang.

"Ya, semua itu masih kami selidiki karena minimnya saksi dan barang bukti, yang belum kita temukan," pungkasnya.

(Penulis: Imam Taufiq)

Artikel ini tayang di surya.co.id dengan judul Kepala Bos Sembako Ditutup Sarung, Tangan Diikat, Pembunuhan Sadis di Kanigoro Blitar Bikin Heboh

Penulis: tidakada008
Editor: Fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved