Breaking News:

Berita Belitung

Cuaca Panas di Belitung Belum Masuk Musim Kemarau, Carles: Biasa Disebut Panas Tare

Ya karena struktur tanah di Belitung banyak berpasir, jadi sangat berpengaruh sekali, jadi cepat mengalami kekeringan

posbelitung.co/Disa Aryandi
Kepala UPT Metereologi BMKG Tanjungpandan Carles, selasa (11/8/2020) menunjukan prakiraan cuaca di laut. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kepala UPT Badan Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Tanjungpandan Carles mengatakan, cuaca panas belakangan melanda Kabupaten Belitung kategori belum bisa disebut memasuki musim kemarau.

Lantaran kondisi hujan masih terjadi. Namun intensitas hujan tersebut hanya kecil dan berdurasi singkat. Panas menyengat terjadi di Belitung beberapa pekan belakangan ini, disebut panas Tare (istilah panas bahasa Belitung).

"Ini belum masuk musim kemarau. Ini istilah nya kata orang Belitung panas tare," kata Carles kepada posbelitung.co, senin (1/3/2021).

Lantaran sudah berdampak terhadap sumur warga mengalami kekeringan?, kata Carles, kondisi tersebut terjadi lantaran struktur tanah di Belitung lebih banyak berpasir, sehingga lebih cepat mengalami kekeringan.

"Ya karena struktur tanah di Belitung banyak berpasir, jadi sangat berpengaruh sekali, jadi cepat mengalami kekeringan," ujarnya.

Menurut prakiraan Carles, kondisi tersebut tidak akan berlarut. Pada bulan Maret 2021 ini diperkirakan akan terjadi hujan beberapa kali. Sehingga bisa mensuplai sumur dirumah warga.

"Diperkirakan pertengahan bulan Maret ini akan terjadi hujan. Nah yang harus diperhatikan, masyarakat harus lebih pedulu dengan kondisi sekitar, dan selalu melihat atau memantau informasi dari BMKG," jelasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved