Breaking News:

Berita Belitung

Dana BOS SMP di Belitung Naik Rp 40 Ribu

Kepala SMP Negeri 2 Tanjungpandan Iskamil mengatakan, dana bantuan operasional sekolah (BOS) mengalami kenaikan Rp 40.000 dibanding tahun sebelumnya.

Kemdikbud.go.id
ilustrasi dana BOS 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala SMP Negeri 2 Tanjungpandan Iskamil mengatakan, dana bantuan operasional sekolah (BOS) mengalami kenaikan Rp 40.000 dibanding tahun sebelumnya.

Jika pada 2020 lalu, setiap siswa SMP menerima Rp 1,1 juta per tahun, lalu 2021 ini dana bos menjadi Rp 1,14 juta. Dana tersebut sama per kabupaten berdasarkan indeks biaya hidup dan pertimbangan lain.

"Pemanfaatan sesuai juknis, di juknis ada aturan yang sekarang memang lebih fleksibel, misalnya kegiatan yang mendukung kegiatan KBM dimasa pandemi seperti membeli sanitizer dan masker, PPDB juga buat gaji guru honorer," katanya, Senin (1/3/2021).

Pada juknis terbaru, kata dia, penggunaan dana BOD memang lebih fleksibel karena sekolah diberikan kemudahan mengatur sesuai prioritas kebutuhan sekolah.

Di sekolah tersebut, penggunaan dan BOS tetap disesuaikan seperti porsi honorer yakni 20 persen. Karena penyesuaian kebutuhan lain yang tetap berjalan seperti buat mendukung aktivitas perlombaan yang diikuti siswa, pelaksanaan PPDB, ekskul, dan pembiayaan lain.

"Karena banyak kegiatan siswa, walaupun masa pandemi Covid-19, kami tetap mengikuti kegiatan perlombaan siswa hingga nasional seperti lomba matematika, IPS, hingga Bahasa Inggris," ucap dia.

Saat ini, dana BOS 2021 juga belum diterima pihak sekolah. Pada tahun sebelumnya, dana BOS masuk pada Februari. Lalu tahun lalu, penyaluran pun lebih lancar karena dilakukan langsung dari rekening kementerian ke rekening tiap sekolah.

"Alhamdulillah agak lancar. Hanya tahun ini agak terlambat, biasanya Februari sudah masuk, mungkin ada perubahan nominal itu," jelas Iskamil.

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana BOS 2021 sekaligus Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Juhri menyebut, sosialisasi terkait dana BOS akan dilakukan dalam waktu dekat. Dikarenakan tahun ini ada perubahan tim pelaksana.

"Sekarang ada dua SK sesuai juknis ada tim kabupaten dan tim dinas. Tim kabupaten ini akan menjadi penanggung jawab secara keseluruhan, sedangkan kami di dinas akan menjadi penanggung jawab teknis. Kalau dulu hanya satu tim," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved