Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jembatan Jerambah Gantung Diresmikan Besok, Ini Harapan Wali Kota Pangkalpinang

Kehadiran jembatan jerambah gantung Kota Pangkalpinang sudah dinantikan masyarakat.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil 

Hal ini terbukti dari beberapa masyarakat yang sedang olahraga bersepeda atau goes selalu menyempatkan untuk mengunjungi jembatan tersebut untuk mengabadikan foto.

"Alhamdulillah kalau ini sudah diterima masyarakat, nama jembatan itu memang sengaja tidak saya ganti, konsepnya pun masih tetap seperti lama tetap kita pertahankan nilai sejarahnya di situ," ungkap Molen..

"Ini untuk branding kota kita, dan ini akan menjadi icon wisata baru untuk masyarakat, sambil nyebrang melihat pemandangan, syukur-sykur ketemu buayanya juga lagi nongol. Salah satu multiplier effectnya disitu, bisa dari segi ekonomi, wisata, tapi akses kelancaran lalu lintas barang dan orang ini yang diutamakan," tambahnya.

Jembatan jerambah gantung yang menghubungkan Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka.
Jembatan jerambah gantung yang menghubungkan Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevi)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar menambahkan, jembatan yang sempat ambruk bulan Oktober 2020 lalu itu, menelan anggaran senilai Rp 25,9 miliar dari APBD Kota Pangkalpinang.

Parlan sapaan akrab Suparlan menyebutkan, berdasarkan perjanjian pasca ambruknya jembatan tersebut pada Oktober 2020 lalu, pengerjaan jembatan memang harus sudah rampung pada 20 Februari 2021.

"Karena kalau tidak sesuai target mereka akan dikenakan denda lagi, dan alhamdulillah selesai tepat waktu, sesuai dengan target yang sudah diatur," sebutnya.

Menurut Parlan, hingga 17 Desember 2020 lalu kontrak jembatan selesai, pihak Pemerintah Kota sudah membayarkan sebanyak 81 persen kepada kontraktor.

"Kita pihak pemerintah kota sudah membayarkan sebanyak 81,46 persen kepada kontraktor pada 17 Desember kemarin kita bayar sesuai dengan berapa persennjembatan itu jadi. Dan sisa anggarannya dianggarkan di anggaran perubahan tahun 2021 dan kontraktor sudah dikenakan denda karena sudah melewati batas kontrak belum selesai," ujarnya.

Jembatan Gantung atau yang lebih familiar dikenal masyarakat Kota Pangkalpinang dengan jerambah gantung, yang berlokasi di Kelurahan Jerambah Gantung mulai direnovasi atau  dibangun kembali sejak 22 April 2020 lalu.

Jembatan gantung yang baru ini mempunyai bentangan 65 meter, dan lebar 9 meter berikut trotoar.

Halaman
123
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved