Breaking News:

Vaksinasi

Hari Ini 53 Personel PLN Babel Terima Dosis Pertama Vaksinasi Covid-19

Pangkalpinang (04/03) Personel PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) mulai divaksin, Kamis (04/03).

Pandhu
caption: Penyuntikan vaksin kepada personel PLN Babel 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sebanyak 53 personel PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) menjalani proses vaksinasi Covid-19, Kamis (04/03/2021).

General Manager PLN Babel, Amris Adnan yang juga menerima dosis pertama ini mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi kepada personel PLN dilakukan secara bertahap.

"Hari ini, saya bersama dengan 53 personel PLN lainnya sudah divaksin. Rasanya tidak sakit, tidak ada rasa apa-apa," terang Amris.

Lebih dari itu, salah seorang peserta vaksin, Reza Fauzan menuturkan hal yang sama dengan yang dirasakan Amris.

"Tidak berasa sama sekali jarumnya, prosesnya begitu cepat, malahan saya tidak menyadari ketika proses suntik sudah selesai. Setelah 30 menit observasi dan seterusnya, saya pun tidak merasakan efek apa-apa," terang Reza.

General Manager PLN Babel, Amris Adnan mengungkapkan pentingnya vaksin kepada personel PLN sebagai public service. Prioritas pertama vaksin diberikan kepada personel dengan pekerjaan kritikal.

"Alhamdulilah, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini berjalan lancar, minggu depan kita lakukan lagi vaksin tahap kedua kepada personel lainnya. Sementara untuk personel yang hari ini divaksin, akan kembali divaksin dua minggu kemudian," imbuhnya.

Diharapkan usaha vaksinasi kepada personel PLN ini dapat meningkatkan pelayanan PLN kepada pelanggan, sehingga suplai listrik dapat terus terjaga.

caption: Penyuntikan vaksin kepada personel PLN Babel
caption: Penyuntikan vaksin kepada personel PLN Babel (Pandhu)

Dalam proses vaksinasi ini terdiri dari empat alur proses. Dimulai dari pendaftaran dengan menunjukan KTP kepada petugas untuk dilakukan pendataan. Kemudian screening kondisi tubuh dengan melakukan pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, dan interview menyangkut kondisi badan serta riwayat kesehatan. Setelah itu, dilanjutkan dengan proses vaksinasi dan observasi selama 30 menit.  

Program vaksinasi covid-19 ini diharapkan mampu membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity sehingga golongan yang tidak bisa mendapatkan vaksin dapat terlindungi.

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: Eltjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved