Breaking News:

Jokowi Didesak Copot Moeldoko Karena Dinilai Membahayakan Pemerintahan

Presiden Jokowi diminta mencopot Moeldoko dari posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

KOMPAS.com/Kristian Erdianto
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat acara halalbihalal, di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018). 

JAKARTA, POSBELITUNG.CO - Sejumlah pihak mendesak Presiden Joko Widodo mencopot Moeldoko dari jabatan Kepala Kantor Staf Presiden.

Desakan muncul pasca Moeldoko terpilih jadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deliserdang.

Terpilihnya Moeldoko jadi Ketum Demokrat versi KLB dinilai membahayakan dan merongrong wibawa pemerintahan Jokowi.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko kini mulai membangun politik pribadinya.

Disinyalir Moeldoko sedang membangun agendanya untuk kepentingan 2024.

Menggulingkan Agus Harimurti Yudhoyono melalui KLB, Moeldoko pun diangkat jadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB).

Aksi anak buah Presiden Joko Widodo ini berbuntut panjang.

Sejumlah pihak yang ikut menanggapi persoalan ini mengaku khawatir kepada Presiden Jokowi.

Hal itu lantaran keterlibatan Moeldoko dalam kekisruhan di Partai Demokrat bisa menyeret nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Alhasil, sejumlah pihak sampai menuntut agar Presiden mencopot jabatan Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Satu di antaranya seperti Dewan Pimpinan Nasional Komunitas Banteng Asli Nusantara (DPN KOMBATAN).

Mereka meminta Presiden Jokowi mencopot Moeldoko dari posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

BACA SELENGKAPNYA KLIK DI SINI

Editor: Fitriadi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved