Breaking News:

Mengenal Perbedaan Kopitiam dan Kafe Kopi, dari Serapan Budaya hingga Makanan Pendamping

Ada perbedaan antara kopitiam dengan kedai kopi lain, yang juga menjadi ciri khas kopitiam seperti berikut.

KOMPAS.com/Yoga Hastyadi Widiartanto
Sepiring roti panggang bersisipkan butter dan segelas kopi butter dari Kopitiam Heap Seng Leong. 

POSBELITUNG.CO - Bagi pecinta kopi, kedai kopi tradisional kopitiam tentunya tak asing lagi.

 Kopitiam mudah ditemui di Asia Tenggara, terutama di negara serumpun Melayu seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Dikutip dari Epicureandculture.com, kopitiam muncul pada abad ke 18 di Singapura.

Kehadiran kopitiam bersamaan dengan datangnya para imigran dari Asia dan Eropa.

Cita rasa minuman dan makanan kopitiam hadir dari campuran budaya Eropa, Melayu, dan China.

Ada perbedaan antara kopitiam dengan kedai kopi lain, yang juga menjadi ciri khas kopitiam seperti berikut.

1. Serapan budaya

Kopitiam berasal dari Bahasa Melayu kopi dan tiam dari Bahasa Hokkian yang artinya toko.

Kopitiam seperti disebutkan sebelumnya merupakan produk budaya Eropa, Melayu, dan China.

Kedai kopi lain, khususnya yang kekinian lebih condong ke budaya kafe ala barat.

Halaman
1234
Editor: Novita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved