Breaking News:

Berita Belitung Timur

Mengintip Peluang Ekspor Madu Teran Asal Belitung Timur

Belitung Timur (Beltim) menjadi penghasil madu teran terbesar se Indonesia. Sedangkan peluang budidaya ternak lebah madu teran masih terbuka lebar di

posbelitung.co
Koordinator Madu Raje Teran, Yuliyandra (baju hitam) bersama Anggota Raje Teran saat berada di Bee Farm Giar yang berada di Gang Semutok, Kecamatan Manggar  Belitung Timur. Kamis (11/3/2021). (Posbelitung/Suharli) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Belitung Timur (Beltim) menjadi penghasil madu teran terbesar se Indonesia. Sedangkan peluang budidaya ternak lebah madu teran masih terbuka lebar di daerah ini.

Koordinator Komunitas Madu Teran, Yuliyandra kepada Posbelitung.co, Kamis (11/3/2021) mengatakan, Raje Teran terbentuk pada 22 November lalu, diinisiasi 15 orang yang kini sudah berjumlah sekitar 100 peternak lebah atau Bee Kepper.

Terbentuknya kelompok ini dilatar belakangi karena sebelumnya pernah kedatangan ketua Inspirator Lebah Madu Indonesia (ILMI).

Ketua ILMI tersebut menyarankan agar membentuk kelompok agar ke depannya pemasaran madu juga terjamin.

"Kami bermimpi saat itu bersaing dengan Kalimatan yang juga produksi Madu Trigona. Dan Alhamdulillah antusias kawan-kawan sampai sekarang Belitung Timur menjadi produksi terbesar madu dari jenis itama (teran) yang terserap 1,2 ton madu lebih per bulan," ujar Yuliyandra. 

Langkah ke depan, Raje Teran akan bermitra dengan Gudang Madu Sumtra (GMS) yang juga digawangi oleh ILMI, dan telah dilakukan penjajakan oleh pihak GMS, yang telah mengambil beberapa foto video dari beberapa peternakan madu anggota Raje Teran sebagai sarananya.

Menurutnya saking seriusnya GMS, mereka memberikan anggaran khusus untuk membuat dokumentasi foto dan video kepada Komunitas Raje teran.

"Jadi penyerapan madu saat ini baru ke pengepul-pengepul besar, belum langsung kontrak langsung (ke perusahaan -red)," ujarnya.

Ketersedian Koloni madu di alam maupun dari sistem pecah koloni menurut Yuliandra di Belitung Timur khususnya cukup luar biasa,bahkan sangat berpotensi.

Hal itu menurutnya, tanpa disadari  lebah trigona berada di sekitar masyarakat, hanya saja perhatian kepada lebah tersebut yang kurang.

Halaman
123
Penulis: Suharli
Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved