Breaking News:

Masyarakat Sudah Malas Dicolok Hidung, Pemkab Belitung Bakal Beli GeNose C-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung berencana membeli alat pendeteksi baru bernama GeNose C-19.

Tribunnews.com/ Bambang Ismoyo
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan uji coba penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (24/1/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung berencana membeli alat pendeteksi baru bernama GeNose C-19.

Pembelian alat tersebut akan menggunakan APBD Kabupaten Belitung, dan diperuntukkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Alat tersebut sangat diperlukan sebagai pendeteksi dini terhadap penyebaran covid-19 lantaran sekarang ini penyebaran virus corona itu mengalami peningkatan sangat drastis.

"Kami sudah berencana untuk membeli minimal Belitung punya satu unit. Kemarin sudah menghitung - hitung berapa nilainya, mudah - mudahan anggarannya cukup," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada Posbelitung.co, Jumat (12/3/2021).

Alat GeNose C-19 ini, sekarang ini adalah sebuah alat deteksi covid-19 akurat sangat tinggi. Penggunaan sangat sederhana, cukup meniupkan nafas kedalam kantong plastik.

"Jadi tidak di colong istilah nya hidung ini, ya cukup mudah, saya rasa kalau ada alat itu masyarakat tidak akan segan untuk dideteksi dini, karena selama ini kebanyakan orang malas dicolok hidungnya," ucapnya.

Apabila realisasi pembelian alat GeNose ini bisa cepat, lanjut dia, maka alat tersebut akan disimpan pergunakan pada RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

"Kami rencanakan beli satu unit dulu untuk awal ini, nanti disimpan di RSUD untuk pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, alat deteksi terhadap covid-19 sekarang ini dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Belitung, swab TCM, dan swab Antigen.

Sedangkan alat swab PCR yang semula dibantu oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekarang ini belum bisa dipergunakan. Alat yang sudah tersimpan di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung itu, sekarang belum dilengkapi komponen lainnya.

"Kalau untuk alat swab PCR sekarang ini sedang dalam proses mempersiapkan laboratorium bansal dua, peralatan nya dan bahan pendukung. Sesegera mungkin komponen yang kurang akan dilengkapi, agar bisa difungsikan," kata Direktur RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved