Benarkah Konsumsi Smoothie Lebih Baik daripada Jus? Yuk Ketahui Perbedaan dan Penjelasan Lengkapnya!

Apalagi buah dan sayuran merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral, yang dibutuhkan tubuh.

Editor: Novita
Sajian Sedap
Jus Seledri Nanas Mentimun 

POSBELITUNG.CO - Mengonsumsi buah dan sayuran baik untuk kesehatan.

Apalagi buah dan sayuran merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral, yang dibutuhkan tubuh.

Nah, untuk mencapai rekomendasi asupan sebanyak 2,5 mangkuk sayur dan buah, kita bisa membuatnya menjadi jus atau pun smoothie

Buah dan sayur segar bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker, sekaligus membantu menjaga berat badan.

Mengolah buah dan sayur dengan cara dijus atau smoothie sebenarnya sama-sama direkomendasikan.

Hal yang membedakan adalah apa yang tertinggal dari proses.

Jus pada dasarnya menghilangkan semua bahan berserat, karena kita menyaringnya dan hanya menyisakan cairan buah dan sayuran.

Sedangkan mencampur menjadi smoothie, kamu mendapatkan semuanya - ektrak dari buah dan sayur, serta serat yang baik untuk tubuh. 

Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan dari jus dan smoothie

Jus buah dan sayur

Kelebihan dari metode ini jumlah vitamin dan nutrisi dari buah dan sayur lebih terkonsentrasi, penyerapan nutrisi lebih mudah.

Beberapa jus biasanya mengandung lebih banyak gula daripada soda. 

Kelemahan dari jus adalah kurangnya serat, yang justru penting untuk kesehatan pencernaan, mengontrol gula darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Satu analisis dari penelitian terpercaya mengonfirmasi bahwa beta-karoten, karotenoid yang bermanfaat, diperoleh setelah buah dan sayuran dijus daripada bentuk makanan utuh.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved