Breaking News:

Irtama BKKBN Tinjau Pelayanan KB di Belitung, Sebut Kini Jargon BKKBN Dua Anak Lebih Sehat

Irtama BKKBN meninjau pelayanan KB di Belitung. Turut serta dalam rombongan, Wakil Gubernur Abdul Fatah.

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kunjungan Irtama BKKBN Ari Dwikora Tono meninjau pelayanan KB di Belitung, tepatnya di Poskesdes Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kamis (18/3/2021).  

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Inspektur Utama (Irtama) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ari Dwikora Tono meninjau pelayanan KB di Belitung, tepatnya di Poskesdes Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kamis (18/3/2021). Bersama Wakil Gubernur Bangka Belitung, ia melihat langsung pemasangan alat kontrasepsi kepada warga.

Menurutnya, sekarang harus dipahami bahwa jargon BKKBN bukan lagi Dua Anak Cukup, tapi Dua Anak Lebih Sehat. Artinya kalau wanita menikah harus sudah cukup umur sehingga organ reproduksi sudah siap.

"Juga ketika sudah melahirkan, dengan anak berikutnya jarak umurnya diatur, mau anak berapa pun jaraknya diatur dan dijaga dalam masa subur, kalau wanita itu 35 tahun, karena gak baik bagi anak maupun ibu," katanya.

Di masa pandemi ini, lanjut dia, dugaan orang awam bahwa yang positif hamil meningkat. Baginya ini hal yang normal. Meskipun begitu, ia mengapresiasi pemerintah daerah yang tetap menggerakkan petugas dalam pelayanan KB.

"Saya melihat pemerintah provinsi dan kabupaten, ini kan urusan kependudukan ini urusan bersama. Saya dukungan Pemda sangat baik. Pandemi masa yang spesifik terutama berkaitan kependudukan dan KB," jelas Ari.

Kedatangannya ke Belitung dilakukan dalam rangka memotivasi dan mengapresiasi pemerintah daerah yang tah mendukung program-program pengendalian penduduk.

Di samping ia juga ingin mengetahui terkait DAK BOKB (bantuan operasional keluarga berencana) yang mulai 2021 ini sudah ada ditingkat kabupaten/kota yang sebelumnya dana alokasi khusus itu hanya ada di tingkat provinsi. Dengan demikian dana tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan KB.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah menyampaikan bahwa dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk serta mobilitas penduduk, pihaknya telah menggalakkan program Bangga Kencana atau pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana. Kunjungan bersama Irtama BKKBN juga dilakukan buat meninjau langsung penerapan program tersebut, baik di Belitung dan Belitung Timur.

"Ini berkaitan mobilitas penduduk, dalam mengendalikan penduduk melalui upaya penggunaan alat kontrasepsi. Ada berbagai jenis kondom, spiral, implan, mop, dan mow, ada berbagai jenis yang bisa dipilih masyarakat sesuai kenyamanan," ujarnya.

Tak sekadar tagline, Dua Anak Cukup harus diimplementasikan. Hal tersebut penting karena berkaitan dengan sumber daya yang dimiliki. Ia menjelaskan, kalau jumlah penduduk terlalu banyak, sumber daya tidak akan mencukupi, sehingga kalau tidak terkendali maka permasalahan akan semakin kompleks terutama terkait pengentasan kemiskinan. 

"Oleh karena itu, mengantisipasinya melalui program dua anak cukup, mengatur jarak kelahiran anak, sehingga anak bisa mendapatkan kualitas gizi yang baik, kesehatan dan pendidikan juga terjamin," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

--

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved