Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemkot Serius Tangani DAS Pangkalpinang, Rutin Keruk Sedimentasi Hingga Kerja sama Antar Daerah

Molen menyebutkan, beberapa upaya untuk tetep melestarikan dan menjaga sungai di Kota Pangkalpinang rutin dilakukan.

Ist/Humas Pemkot Pangkalpinang Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

POSBELITUNG.CO -- Daerah Aliran Sungai (DAS) yang semakin kritis, rusak karena aktivitas pertambangan ilegal. Demikian juga terdampak pada beberapa sungai di Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebutkan, beberapa upaya untuk tetep melestarikan dan menjaga sungai di Kota Pangkalpinang rutin dilakukan.

"Kita sudah sering sekali melakukan pengerukan sedimentasi dari PUPR di beberapa sungai kita dan itu rutin kalau memang sudah penuh kita keruk kembali. Ini merupakan upaya kita untuk tetap menjaga sungai-sungai kita ini," kata Molen kepada Bangkapos.com, Kamis (18/3/2021).

Menurutnya, Daerah Aliran Sungai (DAS) yang semakin kritis akibat tambang ilega yang mengakibatkan banjir di beberapa titik di Kota Pangkalpinang memang menjadi penangan prioritas pada tahun ini.

"Pelayanan kepada masyarakat dan banjir yang menjadi skla prioritas kita ditahun 2021 ini, sudah lama kita bahas dan menjadi perencanaan, mana yang akan kita priotitaskan terlebih dulu," ujarnya.

Diakuinya pula, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkalpinang sudah bekerjasama dengan daerah lain di Babel untuk menyelesaikan permasalah Daerah Aliran Sungai (DAS) yang semakin kritis akibat tambang ilega yang nantinya mengakibatkan banjir.

"Kita sudah ada bekerjasama juga dengan daerah lain untuk mengatasi DAS ini melalui Dinas PUPR kita," sebutnya.

Kata Molen, tahun 2021 pemerintah Kota Pangkalpinang memang fokus pada penanganan banjir.

"Kitakan sudah tau titik-titiknya mana yang sering terjadi banjir, inshallah kemarin tahun 2021 kita akan fokus dengan penanganan banjir, banjir itu sendiri tidak serta merta langsung sekaligus dikerjakan, tapi secara bertahap akan kita benahi," jelasnya.

Dia menyebutkan, dengan keterbatasan anggaran 2021 ini, minimal pemerintah kota akan mengurangi permasalahan banjir.

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved