Breaking News:

Molen Senang Pekan Depan Simulasi Belajar Tatap Muka, “Anak Saya di Rumah Main Game Terus”

Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang memulai persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.  

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil 

POSBELITUNG.CO, BANGKA – Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang memulai persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.  

Pekan depan beberapa sekolah di Kota Pangkalpinang mulai melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah.

Hal ini pula yang sangat ditunggu-tunggu Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil atau yang biasa disapa Molen.

"Ikut bahagia saya,” kata Molen usai menyambut deklarasi yang digelar oleh Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Pangkalpinang di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (19/3/2021).

Kata Molen, dirinya ikut bahagia akhirnya simulasi pembelajaran tatap muka di bebebrapa sekolah di Pangkalpinang dapat dilaksankan mulai pekan depan.

“Ini yang kita tunggu-tunggu bersama. Anak saya di rumah main game terus jadi ini sangat baik memang akhirnya dapat kita laksanakan tapi ini bertahap tidak sekaligus," ungkap Molen.

Menurutnya, sistemnya sudah diatur oleh Dinas Pendidikan dan pihak sekolah agar bisa berjalan dengan baik.

"Jadi ada yang daring ada juga yang tatap muka, ini sistemnya diatur bertahap. Kan ini juga sesuai SKB 4 Mentri yang kita lakukan di Kota Pangkalpinang," ujarnya.

Diakui Molen, memang sudah sewajarnya anak-anak kembali ke sekolah lagi dengan sistem yang dibatasi dan protokol kesehatan yang ketat.

"Saya rasa ini memang sudah layaknya kita laksanakan dan yang ditunggu-tunggu para orang tua juga," ucapnya.

Dia menuturkan, tak ada paksaan setiap sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Jadi siapa yang mau tatap muka kita silahkan asala dengan protokol covid-19 dan ini bertahap yang belum tidak ada paksaan tapi bertahap," ujarnya.

Dia berahap, dengan kembali dilaksankan pembelajaran tatap muka ini bisa melepaskan kerinduan anak-anak dengan sekolah dan teman-temannya.

"Dengan dibukanya kembali kita seperti dulu, yang stagnan selama setahun terkait pembelajaran ini, anak didik kita orang tua juga tentunya sudah pusing dengan harus beli paket internet dan ini bisa meringankan beban mereka, dan melepaskan rindu anak-anak kepada sekolah dan teman-temannya," harapnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Eltjandring
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved