Breaking News:

Berita Belitung Timur

Tiga Jam Sekda Beltim Diperiksa Kejagung, Begini Penjelasan Ikhwan Fahrozi dan Kasi Intel Kejaksaan

Tim Kejaksaan Agung (Kejagung RI) telah meminta Sekda Belitung Timur (Beltim), Ikhwan Fahrozi serta beberapa pimpinan OPD menjadi saksi dalam sebuah

Posbelitung.co/Suharli
Sekda Belitung Timur, Ikhwan Fahrozi saat berada di ruang kerjanya, Senin (22/3/2021). (Posbelitung/Suharli) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Tim Kejaksaan Agung (Kejagung RI) telah meminta Sekda Belitung Timur (Beltim), Ikhwan Fahrozi serta beberapa pimpinan OPD menjadi saksi dalam sebuah perkara dugaan tindak pidana korupsi  (Tipikor) proyek di wilayah setempat.

"Saya berpikir karena masyarakat memang butuh informasi, saya sampaikan beberapa hal berkenaan dengan permasalahan yang bergulir dengan kunjungan pihak Kejagung terkait pemeriksaan Kejari Beltim. Jadi posisi saya bahwa adalah diundang sebagai saksi beserta dengan OPD seperti Dindik, mantan Dir RSUD, Kabag Barjas, Dinas Pertanian untuk dimintai keterangan berkenaan dengan laporan dari LSM tentang penyimpangan terhadap proyek-proyek di Beltim," ujar Ikhwan kepada awak Media, Senin (22/3/2021)

Dia mengatakan selaku saksi hanya menyampaikan sesuai kapasitasnya berkenaan pada kegiatan-kegiatan yang dilaporkan.

"Jadi saya jelaskan, kalau saya dengan Kejaksaan Beltim hubungannya adalah hubungan kemitraan dan kedinasan. Terhadap proyek yang mungkin disangkakan adanya permainan proyek, kami Pemda hanya melaksanakan kegiatan sampai dengan selesainya kegiatan," ujarnya.

Berkenaan proyek jalan, Ikhwan mengaku sepengatahuannya tidak ada permasalahan, proyek jalan yang dilaporkan bermasalah justru tidak masalah. Bahkan hasil pekerjaan berdasarkan pemeriksaan maupun manfaat yang dirasakan masyarakat hasilnya memuaskan.

"Sehingga kami menganggap tidak ada permasalahan antara pemda dengan penyedia jasa. Kalaupun disinyalir ada penyimpangan, saya kira pihak Kejagung juga telah memanggil saksi-saksi dari kontraktor. Ini nanti kita tunggu hasilnya," sebut Ikhwan

Menurut Ikhwan, adanya pemeriksaan oknum jaksa yang diduga bermain proyek, itu pun sudah diklarifikasi ke OPD.

"Khusus kami di Setda, memang ada beberapa proyek yang juga di bawah sekretariat dan saya sudah konfirmasi ke bagian umum, kalaupun ada oknum mungkin akan kita dalami," ucapnya.

Dia juga mengklarifikasi tentang perkembangan informasi seolah-olah Sekda diminta untuk "memindahkan" aparat.

"Saya klarifikasi bahwa kejadian ini merupakan untuk evaluasi. Bahasa evaluasi adalah mengevaluasi kinerja jajaran pemda dan juga jajaran kejaksaan untuk sama-sama memperbaiki sehingga ke depan tidak ada lagi persoalan yang mengganggu integritas dari lembaga ini," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Suharli
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved