Breaking News:

Berita Belitung Timur

Ditlantas Polda Babel Ungkap Tujuan Gencar Operasi Penertiban Knalpot Brong

Kombes (Pol) Hindarsono mengatakan akan terus melakukan imbauan dan operasi penertiban penggunaan knalpot brong di masyarakat.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Eltjandring
Ist/Satlantas Polres Beltim
Personel Satlantas Polres Beltim saat menertibkan motor dengan knalpot brong beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Direktur Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes (Pol) Hindarsono mengatakan akan terus melakukan imbauan dan operasi penertiban penggunaan knalpot brong di masyarakat.

Ia mengatakan hal ini sudah dilakukan pihaknya berkali-kali.

"Alhamdulillah setelah operasi penertiban setiap malam minggu ataupun hunting kita sudah dapat menyita 787 knalpot brong dari Januari 2021 sampai hari ini," kata Kombes (Pol) Hindarsono saat dihubungi posbelitung.co, Kamis (25/3/2021).

"Sedangkan tahun 2020 kita menyita sebanyak 3049 knalpot brong. Ini akan kita tingkatkan terus. Kalau setiap sosialisasi tidak diindahkan terus ya kita tunggu larangan tegasnya nanti," katanya lagi.

Ia mengakui, memang ketertiban itu harus dipaksakan. Namun, dalam hal ini pihaknya akan terus mengutamakan pendekatan preventif sebelum penindakan, yaitu menunggu kesadaran diri dari orang-orang.

Ia bercerita bahwa penyitaan knalpot brong ini demi memberi rasa aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

Ia mencontohkan beberapa kasus kriminal yang berawal dari suara knalpot brong yang mengganggu.

"Di beberapa daerah ada yang karena knalpot brong malah melakukan pembunuhan. Ada juga pemuda-pemuda tawuran dan banyak lainnya. Hal semacam ini yang tidak kita inginkan terjadi di wilayah kita," ucapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar ikut menjaga stabilitas keamanan, termasuk orang tua dan guru. Dirlantas menilai bahwa peran dari mereka bisa berkontribusi dalam menekan perilaku mereka di luar.

Sebenarnya, lanjut dia, mereka yang pakai knalpot brong ini kan sedang mencari jati diri. Bahkan dalam beberapa kasus mereka memakai knalpot ini sebagai penentu gengsi mereka dalam bersosial.

"Orangtua di rumah dan guru di sekolah diharapkan bisa memberi pengertian dan mengarahkan mereka ke arah yang lebih positif. Kita harus kerjasama, tidak bisa bekerja sendiri," ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada para penjual di toko dan pengoprek di bengkel agar mengingatkan pada pembeli agar tidak menyalahgunakan knalpot brong.

58 Shop yang menjual sparepart motor di Manggar, Kamis (25/3/2021).
58 Shop yang menjual sparepart motor di Manggar, Kamis (25/3/2021). ((Posbelitung.co/BryanBimantoro))

Ia bahkan menyarankan agar tidak menjual knalpot itu karena bisa mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

"Di Satlantas Polres jajaran juga sudah kami instruksikan agar memberi imbauan pada toko-toko yang menjual knalpot brong ini," pesan Kombes (Pol) Hindarsono.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved