Breaking News:

Berita Belitung Timur

Satlantas Belitung Timur Larang Knalpot Brong, Penjual Diminta Ingatkan Pembeli

Satuan Lalu Lintas Polres Belitung Timur menegaskan melarang penggunaan knalpot brong di jalan raya.

Ist/Satlantas Polres Beltim
Personel Satlantas Polres Beltim saat menertibkan motor dengan knalpot brong beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Satuan Lalu Lintas Polres Belitung Timur menegaskan melarang penggunaan knalpot brong di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Beltim AKP Sugraito mengatakan, tak hanya sebatas pelarangan bagi pengguna, Satlantas juga menyasar kepada para penjual knalpot brong ini.

Ia mengatakan, sudah memberi imbauan berupa penempelan stiker di toko-toko yang menjual barang tersebut.

"Hal ini sesuai UU dan arahan dari Ditlantas Polda Babel bahwa penggunaan knalpot brong dilarang, kecuali untuk tujuan tertentu seperti ikut lomba. Termasuk juga melakukan pendekatan kepada toko-toko yang menjual," kata dia, kepada posbelitung.co, Kamis (25/3/2021).

AKP Sugraito mengatakan, penggunaan knalpot brong ataupun knalpot yang tak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan melanggar pasal 285 ayat 1 UU LLAJ.

Orang yang melanggar pasal ini akan dipidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Kasat Lantas berkomitmen akan terus memberantas knalpot brong di jalan raya yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Ia akan terus berusaha maksimal memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi semua orang di jalan raya.

Sejak Januari 2021 sampai hari ini, Satlantas Polres Beltim sudah menyita 15 knalpot brong yang didapat dari para pengguna liar di jalanan.

Knalpot ini didapatkan dari hasil razia on spot maupun razia metode hunting.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved