Breaking News:

Ramadhan 2021

Jelang Ramadan, Burhanudin Minta Bentuk Panitia Pengawas Protokol Kesehatan di Setiap Masjid  

Beberapa pekan lagi, Umat Muslim akan memasuki datangnya Bulan Suci Ramadan. Ini merupakan Ramadan kedua yang dilaksanakan di Masa Pandemi Covid-19.

posbelitung.co
Bupati Belitung Timur Burhanudin saat diwawancarai seusai penutupan STQH 2021, Jumat (26/3/2021) di Auditorium Zahari MZ. (Posbelitung.co/BryanBimantoro) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Beberapa pekan lagi, Umat Muslim akan memasuki datangnya Bulan Suci Ramadan. Ini merupakan Ramadan kedua yang dilaksanakan di Masa Pandemi Covid-19.

Sementara itu, di Belitung Timur (Beltim) tren kasus positif Covid-19 semakin menanjak.

Pelaksanaan ibadah di Bulan Puasa harus diperhatikan. Karena itu, Bupati Belitung Timur Burhanudin meminta ke setiap masjid untuk membentuk panitia pengawas protokol kesehatan.

Ditemui usai penutupan STQH 2021 di Auditorium Zahari MZ, Jumat (26/3/2021), bupati meminta kepada Kementerian Agama Belitung Timur untuk mengemas peribadatan Ramadan sesuai dengan protokol kesehatan.

"Panitia di masjid ini fungsinya memastikan dan menjamin bahwa setiap jamaah itu melaksanakan protokol kesehatan. Nanti akan diawasi juga oleh rekan Satpol PP," kata Burhanudin.

Ia juga mengimbau pada orang tua yang akan ibadah taraweh ke masjid agar tidak membawa anak kecil. Hal itu karena pergerakan anak kecil sulit dipantau sehingga menimbulkan risiko penyebaran Covid-19 yang tidak ketahuan.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung Timur, Novarianto, Jumat (26/3/2021) mengatakan, belum ada pedoman pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

Menurutnya pedoman tersebut akan terbit satu minggu sebelum pelaksanaan ibadah Ramadan. Tapi yang pasti, katanya, penerapan protokol kesehatan adalah harga mati.

"Terkait pembentukan panitia yang dimaksudkan oleh pak bupati kita akan memberi surat imbauan kepada setiap masjid untuk membentuk kepanitiaan itu sembari menunggu pedoman dari Kemenag RI. Karena itu demi kebaikan kita bersama, jangan sampai nanti muncul klaster penyebaran baru di masjid," tambah Novarianto.

Ia menambahkan setuju dengan pernyataan bupati bahwa jika beribadah tidak perlu membawa anak-anak. Ia menilai mengajarkan beribadah pada anak bisa dilakukan di rumah karena hukum ibadah tarawih sunnah tidak harus di masjid.

"Setiap orang harus sadar dan siap menjalani protokol kesehatan ketika ibadah di masjid. Kalau tidak siap lebih baik ibadah dari rumah saja," tegasnya. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved