Berita Belitung

Peserta Mancing de Belitong Targetkan Juara Jackpot, Sampai Latihan di Spot Turnamen

Sebanyak 60 tim dipastikan mengikuti turnamen yang diadakan di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Belitung.

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Pembukaan turnamen Mancing de Belitong di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Jumat (26/3/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Turnamen Mancing de Belitong yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung resmi dibuka, Jumat (26/3/2021).

Sebanyak 60 tim dipastikan mengikuti turnamen yang diadakan di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Belitung.

Juara jackpot pun menjadi incaran para tim angler. Juara ini diperuntukkan bagi tim yang mendapat spesies ikan terbesar yang memenuhi standar minimal berat yang ditentukan panitia.

Yaitu minimal 8 kilogram spesies ikan tenggiri atau minimal 10 kilogram spesies ikan giant trevally (GT) atau kuwe.

Pemenang jackpot pun bisa meraih hadiah uang senilai Rp 30 juta.

"Target gak muluk-muluk, dapat satu jackpot," ujar Ketua Tim The Executor Rahmat sembari tertawa.

Menurutnya, persiapan yang timnya lakukan sudah 100 persen. Persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari, bahkan timnya sudah menjajal spot di sini hingga sebelumnya juga sudah mulai latihan bareng.

Sempat menjajal spot mancing di perairan sekitar Pulau Seliu, timnya juga sempat menaikkan ikan tenggiri seberat 9 kilogram ke kapal.

Lanjutnya, menurut warga sekitar, pada Maret-April merupakan musim tenggiri di laut desa kepulauan di selatan Pulau Belitung ini.

Selain itu, hadiah jackpot juga ditargetkan tim asal Kecamatan Membalong, Kembiri Fishing Club.

Menurut ketua tim, Darwin, Tidak terlalu banyak persiapan yang telah dilakukan pihaknya karena baru-baru ini tim mereka turut mengikuti turnamen mancing.

"Persiapan seperti biasa tidak terlalu banyak persiapan. Targetnya yang sekarang cari jackpot, tenggiri minimal 8 kilogram sama kuwe minimal 10 kilogram," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Firdaus Zamri menyebut tim yang mengincar jackpot harus mendapatkan ikan tenggiri atau ikan kuwe terberat setelah memenuhi standar minimal. Tim pun berhak membawa pulang hadiah senilai Rp 30 juta.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pada MDB 2021 ini berat minimal ikan jackpot diturunkan panitia agar hadiah tersebut bisa dibawa pulang tim pemancing.

"Kami kecilkan (berat ikan) karena dari 2016 sampai 2020 belum pernah keluar jackpot. Mudah-mudahan tahun ini jackpot keluar, karena potensi ikannya luar biasa," ujar dia.

Firdaus menjelaskan, turnamen mancing ini, para pemancing hanya boleh melakukan teknik sport fishing yaitu popping, jigging, dan casting saja. Sementara jenis ikan yang akan dinilai yakni jenis-jenis ikan tenggiri, kuwe, dan barakuda.

Dari tiga spesies ikan itu, pemenang akan ada pula beberapa kategori pemenang. Mulai dari kategori jackpot, berat kumulatif, juara spesies, hingga juara harian. Total hadiah yang disiapkan yakni senilai Rp 225 juta.

Sebelumnya, turnamen MDB 2021 ini dibuka secara resmi oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah, dan Bupati Belitung Sahani Saleh.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved