WIKI BELITUNG

Diusia 10 Tahun Rahina Sudah Produksi Baguk, Desa Pulau Seliu Belitung Sentral Emping Melinjo

Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini, menjadi tempat sentra produksi emping melinjo.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Disa Aryandi
Rahina bersama suaminya, Jumat (26/3/2021) ketika memproduksi emping baguk di kediaman beralamat di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Pondok berukuran sekitar empat kali enam meter, beratap daun, tanpa dinding yang  berada di bagian belakang rumah warga, beralamat di RT 06 Dusun Dua, Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini, menjadi tempat sentra produksi emping melinjo.

Dibagian sudut kanan ada tiga batu geranit diperuntukan untuk tungku.

Kobaran api kecil berbahan bakar kayu terus menyala.

Ada kuali berukuran sedang diatas api itu, dan dua orang suami istri kompak sedang memukul melinjo alias baguk (dalam bahasa Belitung). Pasangan suami istri ini, Rahina (68) dan Bastiman (60). 

Terdapat dua balok kayu berukuran kecil, berjarak sekitar dua jengkal orang dewasa dari tungku api tersebut.

Ayunan palu yang telah dialasi plastik, dihempaskan diatas balok kayu tersebut hingga mengeluarkan suara 'ketok-ketok'.

Di tempat itulah Rahina bersana suami selalu memproduksi emping baguk.

Rahina, Jumat (26/3/2021) ketika memproduksi emping baguk di kediaman beralamat di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong
Rahina, Jumat (26/3/2021) ketika memproduksi emping baguk di kediaman beralamat di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Produksi emping baguk ini, sudah dilakukan oleh wanita tersebut sejak usia 10 tahun.

Ia tidak pernah belajar, kali pertama mulai memproduksi emping bagik ini, hanya modal melihat dan mencoba.

"Sejak usia 10 tahun lah bisa memproduksi ini (emping baguk). Tidak pernah belajar, langsung mencoba dan ternyata bisa. Dari mulai itulah, sampai sekarang terus memproduksi emping baguk," ucap Rahina kepada Posbelitung.co, Jumat (26/3/2021).

Emping baguk, satu diantara makanan ringan terkenal di Desa Pulau Seliu.

Tidak sedikit orang sering datang ke rumah Rahina, hanya sekedar untuk membeli emping baku.

Bukan hanya orang warga sekitar biasa membeli, tetapi orang dari Tanjungpandan, hingga Jakarta.

Pengelolaan emping baguk ini, dianggap oleh Rahina tidak begitu sulit.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved