Breaking News:

Wanita Korban Rudapaksa Menggugat Facebook, Bermula Karena Pertemanan Hingga Dilecehkan

Dalam sebuah wawancara dengan saluran TV CBS, seorang wanita yang tidak disebutkan namanya, namun untuk sementara dipanggil Jane Doe

Tribunjambi.com
Ilustrasi Rudapaksa 

Akhirnya, Doe mendapatkan ponselnya dan melaporkannya kepada ibunya.

Sang ibu segera melapor ke polisi dan datang untuk menyelamatkan putrinya.

Pria penipu tersebut dan salah satu pria lain yang memperkosa Doe ditangkap di tempat kejadian.

 Kedua pria itu lantas dijatuhi hukuman penjara puluhan tahun karena perilaku bejat mereka.

Namun bertahun-tahun kemudian, Doe mengajukan gugatan terhadap Facebook, mengatakan perusahaan tersebut harus bertanggungjawab atas apa yang terjadi padanya dan ribuan gadis lain.

“Ini luar biasa,” kata Doe. “Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan menuntut Facebook pada usia 24 tahun,”

Menurut perkiraan Departemen Keamanan Dalam Negeri, setiap tahunnya di Amerika Serikat, sekitar 100.000 anak dijual ke tempat pelacuran.

Pada tahun 2019, hingga 40 persen korban pelecehan seksual bertemu dengan penipu mereka melalui jejaring sosial.

Menurut laporan Statista, Facebook adalah salah satu jejaring sosial yang paling banyak digunakan oleh penjahat seks untuk berkomunikasi dengan mangsanya.

Jumlah ini telah menyebabkan Doe dan banyak lainnya mengajukan tuntutan hukum terhadap Facebook karena kekurangannya dalam memastikan keamanan penggunanya.

Halaman
123
Penulis: tidakada008
Editor: Tedja Pramana
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved