Breaking News:

Berita Belitung

Nelayan Suak Gual Dapat Segudang Manfaat Sejak Menyandang Status Ini

Kepala Desa (Kades) Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung Hairudin merasa setelah wilayahnya ditetapkan sebagai percontohan Kampung

Posbelitung.co
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menandatangani prasati kampung nelayan maju di Desa Suak Gual, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (25/3). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Kepala Desa (Kades) Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung Hairudin merasa setelah wilayahnya ditetapkan sebagai percontohan Kampung Nelayan Maju oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Jumat (26/3/2012) lalu.

Selain penampakan desa yang berwarni-warni, berbagai program dari KKP juga mendatangkan segudang manfaat bagi warga desanya terutama yang bekerja sebagai nelayan.

Satu di antaranya penjualan es batu curah yang dikelola oleh kelompok masyarakat (Pokmas) tentunya sangat bermanfaat. Sehingga nelayan Suak Gual tak perlu melintas pulau ke Tanjungpandan hanya untuk membeli es batu sebelum melaut.

"Jadi banyak sekali manfaatnya, seperti adanya es curah itu karena selama ini beli es itu harus ke Tanjungpandan. Ini kan lebih memudahkan nelayan," ujarnya saat dihubungi Posbelitung.co, Selasa (30/3/2021).

Selain itu, lanjutnya, nelayan setempat juga diperkenalkan teknologi seperti radar satelit yang membantu nelayan mencari lokasi ikan.

Kemudian teknologi bubu lipat yang mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

"Kalau bubu biasa itu paling banyak dibawa cuman 20 set, tapi dengan bubu lipat ini bisa 100 set. Ada juga teknologi satelit jadi nelayan kami lebih pintar lah," katanya seraya tertawa.

Di sisi lain, lanjutnya, perbankan juga hadir dengan segala bentuk sistem kredit untuk membantu permodalan.

Bahkan perusahaan ekspedisi turut andil mendukung perkembangan kampung nelayan maju di Desa Suak Gual.

"Makanya kami merasa bangga karena sebagian harapan warga sudah terpenuhi. Apalagi hampir 60 persen mata pencarian warga Suak Gual ini sebagai nelayan," katanya.

Melimpahnya hasil kekayaan laut di Suak Gual dikarenakan masyarakatnya komitmen menjaga warisan kearifan lokal.

Dimana para nelayan tidak boleh menggunakan lampu dari mesin listrik.

"Jadi sama-sama berbagi, kalau satu pakai genset satunya tidak kan kasihan. Dari dulu memang seperti itu,' katanya.

Sementara itu, Pemdes Suak Gual sendiri tetap mendukung dengan program yang telah berjalan demi kemajuan kampung nelayan maju.

Program tersebut dapat berupa pelatihan ataupun program lainnya sesuai aspirasi masyarakat. (Posbelitung.co /Dede S)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved