Breaking News:

Bank Sumsel Babel Salurkan KUR ke Petani Belitung Timur

Komitmen Membantu Petani di Masa Pandemi Covid-19. BANK SUMSEL BABEL berkomitmen membantu para petani di masa Pandemi Virus Corona. Hal ini dibuktikan

Editor: Fery Laskari
POS BELITUNG/BRYAN BIMANTORO
REALISASI KUR - Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin merealisasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani jahe gajah Mohammad Made di Kecamatan Gantung, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (31/3). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Bank Sumsel Babel berkomitmen membantu para petani di Masa Pandemi Virus Corona. Hal ini dibuktikan seiring diserahkannya kredit usaha rakyat (KUR) kepada dua petani di Belitung Timur (Beltim).

Mereka adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari Damar dan petani jahe gajah di Kecamatan Gantung, Mohammad Made.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin mengatakan, pihaknya perhatian (concern) terhadap bidang pertanian. Karena menurutnya, bidang ini stabil, bahkan dalam masa pandemi. Oleh sebab itu, Bank Sumsel Babel ingin menyalurkan KUR kepada petani-petani kecil dan UMKM kecil agar bisa berkembang.

“Dulu saat tahun 1998, 2005, sampai 2008 terjadi krisis ekonomi, UMKM yang kuat. Namun, karena saat ini, selain krisis ekonomi, tapi juga krisis sosial dan kesehatan, UMKM jadi sangat terdampak. Kita mau bantu mereka-mereka ini,” kata Achmad.

REALISASI KUR - Direktur Utama Bank Sumsel  Babel Achmad Syamsudin merealisasikan  Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani jahe gajah Mohammad Made di Kecamatan Gantung, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (31/3).
REALISASI KUR - Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin merealisasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani jahe gajah Mohammad Made di Kecamatan Gantung, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (31/3). (POS BELITUNG/BRYAN BIMANTORO)

Achmad menyebut petani dan UMKM harus didukung dan dikembangkan melalui sinergisitas dan kolaborasi antara perbankan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, ada tiga hal yang bisa menyukseskan UMKM. Yakni dana, pembinaan,dan pemasaran. Jika satu dari tiga hal ini tidak terpenuhi, dirinya yakin sebuah usaha tidak bisa berhasil.

“Saya yakin dengan sinergisitas dan kolaborasi maka krisis Covid-19 ini bisa kita selesaikan,” tambah  Achmad.
Bupati Belitung Timur Burhanudin sangat mendukung program KUR dari Bank Sumsel Babel. Dia mengatakan, program ini sudah tepat karena menyasar petani yang berkembang dan menjalani proses ketahanan pangan yang nantinya menimbulkan efek ekonomi.

REALISASI KUR - Direktur Utama Bank Sumsel  Babel Achmad Syamsudin merealisasikan  Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani jahe gajah Mohammad Made di Kecamatan Gantung, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (31/3).
REALISASI KUR - Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin merealisasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani jahe gajah Mohammad Made di Kecamatan Gantung, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (31/3). (POS BELITUNG/BRYAN BIMANTORO)

“Kita berkomitmen soal ini antara pemda dan perbankan. Karena ini bukan baru kali ini saja, tapi sudah rutin dan akan terus dikembangkan,” kata Burhanudin.

Senada dikatakan oleh Sekretaris Daerah Belitung Timur, Ikhwan Fakrozi mengatakan, sinergisitas sangat diperlukan dalam pengembangan petani dan UMKM. Ia mengatakan, melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait akan mengoordinasikan pembinaan dan pemberdayaan disesuaikan dengan kemampuan APBD daerah.

“Sekarang ini petani pengusaha, bukan lagi petani biasa. Jadi petani sekarang sudah bisa memahami dari hulu ke hilir. Kemudian akan dibantu dengan sinergisitas perbankan dan daerah,” kata Ikhwan.

Ketua KWT Lestari Damar, Sumartina mengucapkan terima kasih atas bantuan KUR dari Bank Sumsel Babel. Bantuan ini akan digunakan untuk lebih meningkatkan produktivitas produk pertanian.

“Di sini, kami menanam banyak macam sayur dengan memberdayakan 27 perempuan-perempuan di sekitar sini. Semoga ke depan makin maju dan bantuan ini yang pasti sangat bermanfaat,” kata Sumartina.

Sementara itu, pemilik kebun jahe gajah di Kecamatan Gantung, Mohammad Made mengatakan, bantuan KUR ini akan dimanfaatkan untuk mengembangkan dan memperluas kebunnya. Ia menargetkan akan membuka lahan lima hektare dengan menanam jahe.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini bisa membantu pengembangan kebun rempah kami,” ucap Made. (Advertorial/S1)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved