Breaking News:

Pendaftaran Mulai 5 April, UMKM di Belitung Bisa Mendapatkan BPUM Lagi

Pelaku UMKM di lingkup kabupaten Belitung sudah bisa menyiapkan berkas pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) periode tahun 2021

posbelitung.co/Suharli
Staf Bidang KUMKM, Dinas Kopersi UMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Fita Elyana. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pelaku UMKM di lingkup kabupaten Belitung sudah bisa menyiapkan berkas pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) periode tahun 2021 senilai Rp 1.200.000.

Pendaftaran akan dibuka oleh  Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung mulai 5 April sampai dengan 30 April 2021 akan datang.

Staf Bidang KUMKM, Dinas Kopersi UMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Fita Elyana kepada posbelitung menjelaskan pada 2020 lalu, dari sekitar 18.000 UMKM di Belitung tidak semua mendapatkan BPUM.

Dari yang diusulkan sekitar 7000 UMKM, yang lolos verifikasi dari kementrian koperasi hanya sekitar 3000 UMKM.

"2021 ini kami membuat mekanisme SOP sendiri, rencananya akan memulai penerimaan pendaftaraan BPUM bagi UMKM dibuka pada 5 April akan datang," ujar Fita, Kamis (1/4/2021).

Pendaftaran nantinya akan dilayani oleh Dinas KUMKM langsung yang mana syarat diantaranya UKM masih berjalan, tidak memiliki kredit kur di bank lain, bukan PNS TNI/Polri. Pesyaratan lain ha KTP,KK Surat Izin Usaha kecil Mikro, MIB, MIK dan kami minta dilamlirkan produk dan lokasi usaha.

"Kalau tidak memenuhi kreteria yang kami sampaikan itu, berkas tidak akan kami usulkan, jadi kami verifikasi perberkasan kalau ada yang kurang harus dilengkapi baru kami terima,"

Rencananya pada tahap awal target dari Dinas sekitar 1000 UMKM yang bisa terjaring, menurutnya karena usulan ini juga berjenjang berkas akan disampaikan ke provinisi baru kemudian diusulkan ke Kementrian koperasi.

"Semua mekanisme BPUM melalalui dinas KUMKM PTK, jadi tidak bisa mendaftar secara online, Karena kami selaku Dinas Koperasi dan UMKM sudah diberikan wewenang untuk melaksanakan program BPUM untuk tahun anggaran 2021," ucapnya.

Berkenaan dengan penurunan nominal BPUM dari Rp 2.4 juta menjadi Rp 1,2 Juta, dibenarkan Fita namun dibalik itu dinas diminta oleh kementerian koperasi agar target UMKM yang terbantu lebih banyak lagi.

"Memang nilainya tidak sebesar tahun lalu, tapi harapan kami mereka yang dapat BPUM dapat terbantu untuk mempertahan usahan mereka di masa pandemi covid-19. Jadi UMKM yang udah mau tiarap dengan ada suntikan dana ini visa terbantu," katanya

Dia mengatakan proses pencairan BPUM tidak akan lama, Setelah UMKM dinyatakan layak menerima BPUM, Kementrian koperasi akan mengirimkan data ke Bank penyalur dalam hal ini BRI dan BNI, selanjutnya dari perbankan melakukan verifikasi langsung ke UMKM, setelah oke mereka dibukakan rekening tabungan barulah ditrandfer ke rekening masing-masing.

Sektor UMKM yang paling mendominasi di Belitung dan terus tumbuh pada masa pandwmi covid-19 yakni kuliner.

Dia menambahkan sesuai dengan intruksi kementrian koperasi melalalui zoom meeting beberapa waktu lalu, UKM yang sudah mendapat bantuan ditahun 2020 masih bisa mengajukan BPUM lagi pada tahun 2021 ini.

"kami tetap konsisten mereka yang sudah mendapat pada tahun 2020 lalu silahkan mendaftarkan kembali. Perubahan (setelah menerima BPUM) pasti ada, Insyaallah pasti bermanfaat untuk menyambung kelangsungan usaha mereka, yang pasti ukm yang terdampak covid 19 dengan adanya BPUM dia bisa bangkit kembali minimal mereka bisa menambah modal," bebernya (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: M Ismunadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved