Breaking News:

Banyak Belum Punya Izin, Satpol PP Kumpulkan 72 Pemilik Warkop hingga THM Se-Belitung Timur

Satpol PP Belitung Timur mengumpulkan 72 pemilik warung kopi, game zona ketangkasan, hingga tempat hiburan malam Se-Belitung Timur.

Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Suasana pertemuan antara pemilik tempat usaha dengan pemda di Kantor Satpol PP Beltim, Kamis (1/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Satpol PP Belitung Timur mengumpulkan 72 pemilik warung kopi, game zona ketangkasan, hingga tempat hiburan malam Se-Belitung Timur, Kamis (1/4/2021) di halaman Kantor Satpol PP Beltim.

Kasat Pol PP Beltim Zikril mengatakan pertemuan ini dilaksanakan lantaran ingin menegaskan kepada para pemilik usaha agar mengurus izin berusaha supaya memiliki legalitas dan bisa menjalankan kewajibannya kepada daerah.

Zikril mencontohkan para pelaku usaha di Kawasan Pusat Jajanan Masyarakat (Pujamas) Gantung. Dari 27 tempat usaha yang ada di Pujamas Gantung semuanya tidak memiliki izin.

"Dari 127 yang diundang yang hadir hanya 72 orang. Pertemuan ini juga sebagai sharing dan pembinaan kepada para pemilik usaha kenapa tidak mengurus izinnya. Seperti di Pujamas, mereka tidak ada izin kendalanya karena lahan yang mereka pakai bukan milik mereka," kata Zikril.

Di samping itu, dia juga ingin pemilik tempat-tempat usaha ini harus memikirkan keamanan dan ketertiban sekitar, termasuk jangan menyalahi aturan. Ia mengatakan dalam penertiban beberapa waktu lalu ke Kawasan Mirang, ditemukan adanya indikasi prostitusi terselubung.

"Selain tertib administrasi, juga harus tertib norma sosial dan asusila serta jangan coba-coba nakal karena setelah diperingatkan masih melakukan hal yang sama kami akan bertindak tegas," ujar Zikril.

“Kami Pamong Praja, bagaimana membuat orang tertib namun tidak menyakiti orang. Jadi kita harus tahu kapan harus pembinaan, kapan harus diberikan surat peringatan, dan kapan harus ditindak,” tambahnya pula.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Belitung Timur Ikhwan Fakhrozi mengatakan pertemuan ini sebagai pendorong mereka agar segera memiliki izin usaha. Dia mengatakan ke depan akan membuat surat edaran yang berisi penutupan tempat usaha yang tak ada izin operasi.

"Kalau warung-warung makan gitu tidak akan kita tutup. Tapi yang sifatnya hiburan malam yang bermasalah, apalagi ditambah mereka tidak pernah memproses izin sama sekali. Ini lah yang akan kita pilah-pilah dalam surat edarannya nanti," ujar Sekda Ikhwan.

Saat ditanya apakah selama ini pemerintah ada mendata mereka yang tak punya izin, Sekda mengatakan ada di bagian perizinan dan yang berizin otomatis terdaftar.

"Selain izin usaha, pemilik tempat usaha juga wajib mendaftarkan pekerjanya, baik untuk adminitrasi kependudukan maupun untuk jaminan kesejahteraan dan kesehatan pekerjanya," kata Sekda.

Acara ini juga dihadiri oleh Danramil Manggar Mayor Inf Djoko Lelono, Asisten I bidang Pemerintahan dan Sosial Sayono, Kabid Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal Mardhia, perwakilan Disdukcapil, dan lainnya. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: M Ismunadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved