Breaking News:

DPC Masata Penajam Paser Boyong Ratusan Kilo Barang ke Belitung, Kami Ingin Berdayakan Masyakat Kami

Ratusan kilo berat barang-barang pameran diboyong oleh DPC Masyarakat Sadar wisata (Masata) Kabupaten Penajam Paser Utara ke Belitung.

posbelitung.co/Suharli
Ketua DPC Masata Penajam Paser, Nur Aryanti (tengah) bersama anggotanya di stand Masata Penajam Paser Utara. Kamis (1/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Ratusan kilo berat barang-barang pameran diboyong oleh DPC Masyarakat Sadar wisata (Masata) Kabupaten Penajam Paser Utara ke Belitung.

Tak sekadar ikut pameran, ada harapan yang dipikul, agar produk tradisonal dari daerah mereka bisa diterima oleh masyarakat umum, tujuannya hanya agar masyarakat mereka terberdayakan.

Sepekan sebelum berangkatnya Masata yang diketuai oleh Nur Aryanti pada (28/3) lalu, berbagai jenis bahan pameran sudah mulai dikemas dengan sedemikian rupa, beberapa dari produk pameran terbuat dari bahan yang mudah patah.

Waswas dirasakan Aryanti saat perjalanan menuju Belitung, sepanjang perjalanan dia khawatir barang-barang pamerannya akan rusak sebelum dimulainya festival Desa Wisata Se-Nusantara di Tanjungpendam.

"Barang-barang cukup banyak kami masukin kargo, karena tiap orang dapat jatah 20 kilo karena kami ramai-ramai jado tidak terlalu besar biaya, hanya saja proses penimbangan kami paling lama, jadi kami harus lari-lari juga ngejar pesawat," ujar Aryanti kepada posbelitung, Kamis (1/4/2021).

Seharusnya bila barang dibawa mereka tidak banyak, penerbangan bisa dilakukan melalui Balikpapan, namun karena harus berganti maskapai untuk tiba di Tanjunpandan mereka memilih rute dari Samarinda. Akses darat ditempuh mereka dari calon ibu kota negara itu sampai dengan Samarinda membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Kami harus menginap semalam di Samarinda tanggal (29/3) paginya baru kami bisa terbang ke Jakarta kemudian Tanjungpandan," ucapnya.

Dari kebanyakan barang dibawa di antaranya produk UMKM, karena mereka ingin memberdayakan masyarakatnya.

"Agar ketika nanti kedatangan pendatang nantinya, mereka tidak menganggap pendatang itu sebagai ancaman tetapi sebagai tamu yang akan membeli prodak mereka," katanya.

Sekitar 10 jenis produk UMKM yang dibawa oleh mereka, berasal dari empat kecamatan yang ada di Panajam Paser Utara.

Halaman
12
Penulis: Suharli
Editor: M Ismunadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved