Breaking News:

Berkomplot dengan Asing Ingin Kacau Kerajaan, Mantan Putra Mahkota Yordania Ditahan

Pangeran Hamzah bin Hussein dituduh berkompol dengan pihak asing ingin membuat kacau kerajaan Yordania yang dipimpin Raja Abdullah

JAMAL NASRALLAH / AFP
Putra Mahkota Hamzah Bin Al Hussein dan Ratu Noor dari Yordania, janda mendiang Raja Hussein saat menghadiri pertandingan bola basket antara Yordania dan Lebanon 14 Agustus 1999 di Amman. 

POSBELITUNG.CO, -- Pangeran Hamzah bin Hussein (41), mantan Putra Mahkota Yordania dituduh ingin mengacaukan kerajaan.

Akibat tuduhan tersebut Hamzah kemudian dijadikan tahanan rumah.

Ia juga dituding mengacaukan kerajaan dengan cara berkomplot dengan pihak asing.

Dilansir BBC, mantan pewaris takhta ini menyangkal tuduhan itu.

Namun dirinya menuding pejabat Yordania melakukan korupsi dan tidak mampu memerintah. 

Pada Minggu lalu, oposisi Yordania merilis rekaman Pangeran Hamzah mengatakan tidak akan mematuhi pemerintah.

"Aku tidak akan membuat gerakan sekarang," kata Pangeran Hamzah dalam rekaman audio yang viral di Twitter.

"Tapi aku tidak akan patuh ketika mereka menyuruh tidak keluar, tidak menulis cuitan, tidak boleh

berkomunikasi dengan orang lain dan hanya diizinkan melihat keluarga."

"Aku kira ini sedikit tidak bisa diterima," tambahnya.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved