Breaking News:

Mengapa pada Sebagian Besar Maskapai Penerbangan Tak Ada Kursi Nomor 13 di Pesawat? Begini Alasannya

Banyak maskapai penerbangan menanggapi hal ini dengan melewatkan baris 13 dalam penomoran kursi mereka.

Editor: Novita
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi pesawat terbang. 

Tentu saja, praktik takhayul berbeda di seluruh dunia.

Jika baris ke-13 dilewatkan di beberapa negara, masuk akal jika maskapai penerbangan juga mengikuti kepercayaan takhayul lainnya.

Angka 17 dianggap tidak beruntung di beberapa negara (termasuk Italia dan Brasil) karena artinya dalam angka Romawi.

Menata ulang angka XVII memberikan VIXI, yang dalam bahasa Latin dapat diterjemahkan sebagai 'hidupku sudah berakhir'.

Lufthansa adalah salah satu maskapai penerbangan yang melewatkan baris 17 untuk menghormati takhayul ini.

Di China dan beberapa negara Asia lainnya, angka 4 dianggap sial.

Dalam bahasa China, pengucapannya ('si') sama dengan arti kematian.

Banyak gedung akan kehilangan lantai empat karena alasan ini, tetapi tampaknya tidak diterapkan pada baris pesawat (meskipun Cathay Pacific dan Hong Kong Airlines tidak memiliki baris 4 karena sistem penomorannya).

Praktiknya meluas ke angka 14, yang memiliki kemiripan fonetik dengan kematian.

Kamu tidak akan menemukan baris 14, misalnya, di Cathay Pacific atau Hong Kong Airlines.

United Airlines juga merupakan maskapai penerbangan asing terkemuka yang menghormati kepercayaan China ini. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul : Sebagian Besar Maskapai Tidak Memiliki Kursi Baris 13 di Pesawat Mereka, Mengapa?

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved