Breaking News:

Berita Belitung

Soal Rencana Merger UBB Dan AMB, Yayasan Masih Banyak Pertimbangan

Ketua Yayasan Belitung Berehun Paryanta mengakui masih banyak pertimbangan terkait rencana penggabungan AMB dengan UBB.

(posbelitung.co /dede s)
Ketua Yayasan Pendidikan Belitung Berehun Paryanta. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ketua Yayasan Belitung Berehun Paryanta mengakui masih banyak pertimbangan terkait rencana penggabungan Akademi Manajemen Belitung (AMB) dengan Universitas Bangka Belitung (UBB).

Sebab pihak yayasan harus menyerahkan aset AMB secara keseluruhan termasuk kepemilikan lahan yang prosesnya belum selesai di level Pemkab Belitung.

Di sisi lain adanya kekhawatiran dari tenaga dosen dan lainnya terkait kejelasan dari UBB mengakomodir seluruh pengelola AMB.

Meskipun sudah ada pembicaraan untuk mengakomodir dengan ikatan kerja melalui notaris.

"Yayasan ini kan bukan saya sendiri tapi ada pembina dan pengelola, jadi masih butuh pembicaraan. Memang prosesnya masih panjang, tidak semudah itu," ujar Paryanta kepada posbelitung.co, Senin (5/4/2021).

Ia menjelaskan, saat ini pihak yayasan masih mengupayakan membuka prodi Diploma IV atau S1 untuk jurusan pariwisata yang sudah berjalan dua tahun.

Menurutnya penilaian tenaga dosen sudah lolos dari tim Dikti dan sedang penilaian non dosen seperti kurikulum, sapras dan lainnya.

Jika penilaian tersebut berjalan lancar maka sekitar Mei atau Juni 2021 mendatang maka AMB akan menerima penetapan rekomendasi dari Dikti.

"Kalau proses itu lolos maka tahun ini kami sudah bisa menerima mahasiswa baru untuk jurusan pariwisata," ungkapnya.

Menurutnya, pihak UBB sudah pernah menggelar focus groups discussion (FGD) membahas rencana tersebut tapi masih banyak pertimbangan.

Oleh sebab itu, dirinya masih fokus pada rencana awal AMB membuka prodi S1 jurusan pariwisata.

(posbelitung.co /dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved