Breaking News:

Berita Belitung Timur

Salat Tarawih di Masjid Saat Ramadhan 1442 H Diperbolehkan, Ini Pesan Kakan Kemenag Belitung Timur

Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengeluarkan Surat Edaran nomor 3 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi salat tarawih yang dilakukan selama bulan Ramadhan. Saat ini untuk melaksanakan salat tarawih harus menerapkan protokol kesehatan agar guna mengantisipasi penularan covid-19 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengeluarkan Surat Edaran nomor 3 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H/2021 per tanggal 5 April 2021 kemarin.

Dalam surat edaran itu satu di antaranya disebutkan bahwa pelaksanaan ibadah salat tarawih di Bulan Ramadhan bisa dilakukan di masjid.

Kepada Posbelitung.co, Selasa (6/4/2021), Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung Timur Novarianto menegaskan walaupun dibolehkan salat tarawih di masjid, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelumnya.

"Seluruh ibadah, termasuk salat fardu lima waktu, tadarus Alquran, itikaf, hingga salat tarawih dan witir bisa dilaksanakan di masjid asalkan jumlah jamaah maksimal 50 persen dari kapasitas masjid atau surau tersebut," jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan, setiap jamaah harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak minimal satu meter antar jamaah, dan setiap jamaah harus membawa sajadah masing-masing.

Menurut Nova, akan ada petugas yang mengawasi dan memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan sebagaimana mestinya.

"Hal ini juga sesuai dengan permintaan Bupati Beltim Burhanudin beberapa waktu lalu. Atas hal ini, insyaallaah kami sudah menindaklanjutinya dan siap membentuk kepanitiaan di setiap masjid yang bertugas memastikan penerapan prokes, termasuk menyediakan sarana cuci tangan dan periksa suhu di pintu masuk," ungkap Nova.

Dia juga berpesan, kepada para pengurus masjid di Belitung Timur agar menyederhanakan salat tarawih supaya berjalan singkat demi mencegah terjadinya penyebaran virus corona.

Hal ini karena disesuaikan dengan kondisi daerah yang angka positif covid-19nya semakin bertambah.

Novarianto berharap kepada masyarakat muslim Belitung Timur agar menjadikan Ramadhan 1442 H ini sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allaah SWT.

Selain itu, katanya, semoga ramadhan ini menjadi refleksi dan pengingat agar selalu menjaga diri dan keluarga dari penyebaran virus covid-19 dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dalam melaksanakan ibadah ramadan di masjid/musalah.

"Semoga kita semua kembali dipertemukan dalam bulan suci Ramadan yang dijadwalkan akan dimulai pekan depan. Insyaallaah, aamiin," kata Nova. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved