Breaking News:

Berita Belitung Timur

Satpol PP Beltim Sosialisasi Instruksi Bupati Soal Ramadan 1442 H, Tempat Hiburan Malam Harus Tutup

Anggota Satpol PP Belitung Timur mensosialisasikan dan menempelkan Instruksi Bupati Belitung Timur Nomor 451/017/II/2021.

Ist/Satpol PP Beltim
Anggota Satpol PP Belitung Timur saat menempelkan Instruksi Bupati Belitung Timur ke tempat-tempat publik di tujuh kecamatan, Selasa (6/4/2021). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG TIMUR -- Anggota Satpol PP Belitung Timur mensosialisasikan dan menempelkan Instruksi Bupati Belitung Timur Nomor 451/017/II/2021 ke tempat-tempat publik di tujuh kecamatan, Selasa (6/4/2021).

Kepala Satpol PP Beltim Zikril mengatakan instruksi bupati ini mengatur tentang penertiban kafe, karaoke, restoran, rumah makan, warung kopi, dan tempat hiburan pada Bulan Suci Ramadan 1442 H.

Kepada Posbelitung.co, Zikril mengatakan, akan memperbanyak fotokopi instruksi tersebut untuk disebarkan agar diketahui masyarakat.

Hal ini karena di dalam instruksi tersebut terdapat beberapa poin penting, seperti harus menutup total tempat hiburan malam yaitu klub malam, diskotik, panti pijat, karaoke, musik hidup, dan biliar.

"Jadi tidak alasan lagi pemilik-pemilik tempat tersebut bilang tidak tahu soal instruksi ini. Bagi yang tak tertib akan kita tertibkan dan yang kurang dibina akan kita bina," tegas Zikril.

Anggota Satpol PP Belitung Timur saat menempelkan Instruksi Bupati Belitung Timur ke tempat-tempat publik di tujuh kecamatan, Selasa (6/4/2021).
Anggota Satpol PP Belitung Timur saat menempelkan Instruksi Bupati Belitung Timur ke tempat-tempat publik di tujuh kecamatan, Selasa (6/4/2021). (ist/Satpol PP Beltim)

Menurutnya, dalam instruksi tersebut juga mengatur warung makan, restoran, warung kopi, atau warung minuman lainnya harus memakai tabir penutup pada saat siang hari.

Ia mengatakan, hal ini sebagai wujud toleransi kepada yang tidak menjalani ibadah puasa untuk tetap bisa membeli makan di luar pada siang hari.

Bupati Beltim dalam instruksinya juga melarang masyarakat mengadakan pertunjukan musik dan menyalakan petasan yang bisa mengganggu kekhusyukan umat Islam beribadah.

"Dan yang paling utama saat ini kita masih berhadapan dengan pandemi virus corona. Hal ini berarti dalam beribadah harus tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," kata Zikril.

Dia menambahkan bagi pihak-pihak yang melanggar instruksi ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved