Breaking News:

Kisah Pilu Siswi SMK, Hidup Digubuk Reot, Usia 3 Tahun Ibu Meninggal dan Ayahnya Pergi Menikah Lagi

Tinggal seorang diri di gubuk reot, siswi SMK di Pandeglang ini harus berjuang seorang diri dan hidup mandiri

Editor: Hendra
(Tangkap layar kanal YouTube Tribun Banten)
Siti Nuraida (16) dan keponakan Asiyah (8) tinggal saat ditemui di rumah reyotnya di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang 

POSBELITUNG.CO, -- Siti Nuraida tampak kuat dan tegar menjalani nasib di dalam kehidupannya.

Siswi kelas 10 SMK di Pandeglang yang berusia 16 tahun ini harus hidup mandiri tanpa kedua orang tuanya.

Aida panggilan akrabnya, sejak kecil dipaksa hidup mandiri.

Usia 3 tahun ia sudah ditinggal mati ibunya.

Mirisnya, disaat ia membutuhkan kasih sayang orang tuanya, ayah malah meninggalkannya.

Ayahnya lebih memilih hidup bersama istri barunya dan menelantarkan anak-anaknya.

Aida kini tinggal di sebuah rumah reyot di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Saat TribunBanten.com berkunjung pada Rabu (7/4/2021), tampak rumah tersebut berukuran 6x8 meter persegi, dengan 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, ruang keluarga dan dapur.

Namun, material rumah hanya terbuat dari kayu dan bilik bambu yang tampak berlumut nan lapuk.

Tampak rumah peninggalan nenek dari Aida itu pun miring dan hampir ambruk lantaran sejumlah pondasi rumah berbahan kayu tersebut sudah lapuk.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved