Breaking News:

Kepala Lingkungan Jadi Tersangka, Kasus Pembubaran Jaran Kepang di Deli Serdang

Dijelaskannya, selain menetapkan S sebagai tersangka, polisi juga mengamankan 3 orang lainnya dalam kasus tersebut.

KOMPAS.COM/DOK POLSEK KEMRANJEN
Polisi membubarkan pentas kuda lumping di Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (23/11/2020). 

POSBELITUNG.CO, MEDAN - Kasus pembubaran pagelaran jaran kepang atau kuda lumping berujung ricuh di Sunggal, Deli Serdang pada Jumat (2/4/2021).

Pembubaran kegiatan budaya itu viral setelah videonya tersebar di media sosial pada Selasa (6/4/2021).

Dalam peristiwa tersebut seorang kepala lingkungan (Kepling) berinisial S ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, ketika dikonfirmasi melalui telepon menjelaskan, S merupakan kepala lingkungan di tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ini, S masih menjalani pemeriksaan dan karena statusnya itu dia kini ditahan di Polrestabes Medan.

"Iya, S, kepala lingkungan, ditetapkan sebagai tersangka. Sekarang ini ditahan di polres," katanya.

Dijelaskannya, selain menetapkan S sebagai tersangka, polisi juga mengamankan 3 orang lainnya dalam kasus tersebut.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan ketiga orang yang diamankan itu ditetapkan sebagai tersangka, menurutnya tergantung pada hasil pendalaman oleh penyidiknya.

"Kita tunggulah hasil dari proses yang dilakukan oleh tim penyidik. Itu tiga orang itu dari ormas FUI itu," kata Hadi ketika dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (9/4/2021).

Dijelaskan Hadi, dalam penanganannya, polisi akan memeriksa semua yang terlihat di dalam video tersebut.

Halaman
123
Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved