Breaking News:

Ramadhan 2021

Disuntik Vaksin Sinovac Belum Bersetifikat WHO, Jamaah Umroh Dilarang Masuk Arab Saudi

Jamaah umroh yang disuntik menggunakan vaksin covid-19 sinovac dilarang masuk Arab Saudi karena belum memiliki sertifikat dari WHO

Kementerian Media Arab Saudi
Pelaksanaan ibadah umrah yang dimulai 4 Oktober 2020 serupa dengan standar yang diberlakukan untuk ibadah haji Agustus 2020 lalu. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA,  -- Arab Saudi sudah mengizinkan warga negara asal Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci.

Akan tetapi, ada persyaratan yang harus dilakukan oleh jamaah asal Indonesia.

Arab Saudi mensyaratkan jamaah yang hendak umroh atau berhaji harus disuntik vaksin covid-19.

Tetapi vaksin covid-19 yang disuntikkan harus bersertifikat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Sementar Indonesia sendiri menggunakan vaksin covid-19 Sinovav buatan China.

Dan vaksin sinovac ini juga paling banyak diberikan kepada masyarakat Indonesia.

Vaksin Covid-19 Sinovac ini belum mendapatkan sertifikat dari WHO.

"Mulai Ramadhan besok sudah mulai boleh umrah, tapi harus sudah divaksin. Vaksinnya itu harus sudah certified atau disertifikasi oleh WHO," kata Yaqut dikutip dari laman resmi Kemenag, Sabtu (10/4/2021).

Sebelumnya, saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Jumat (9/4/2021), Yaqut menyebutkan kemungkinan sertifikasi Sinovac masih dalam proses.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved