Breaking News:

Lawan Radikalisme, Rudianto Tjen Ajak Kader PDI Perjuangan Babel Jadi Garda Terdepan

Seluruh kader dan pengurus PDI-P Babel diajak menjadi garda terdepan untuk selalu menggelorakan semangat nasionalisme kapada masyarakat luas.

ist
Kegiatan pendidikan politik untuk seluruh kader dan pengurus DPC, PAC dan Ranting se-Kabupaten Belitung dan Belitung Timur di Hotel Grand Hatika, Tanjung Pandan, Belitung, Jumat (9/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel), Ir. Rudianto Tjen mengajak seluruh kader dan pengurus PDI-P Babel jadi garda terdepan untuk selalu menggelorakan semangat nasionalisme kapada masyarakat luas.

Hal itu dikatakan Rudi usai menghadiri kegiatan pendidikan politik untuk seluruh kader dan pengurus DPC, PAC dan Ranting se-Kabupaten Belitung dan Belitung Timur di Hotel Grand Hatika, Tanjung Pandan, Belitung, Jumat (9/4/2021).

"Tentu saja kita pada kesempatan ini juga mengingatkan kepada kader kita untuk terus kita gelorakan, kita sampaikan juga kepada mungkin orang-orang yang sudah melengkang dari semangat nasionalisme, kita harapkan bahwa kita semua tetap merangkul semuanya agar tetap bersatu, karena kita cinta NKRI," pungkasnya.

Menurut anggota DPR RI empat periode tersebut, sudah sebuah kewajiban bagi kader dan pengurus untuk selalu menggelorakan semangat nasionalisme, mengingat kata Rudi, PDI Perjuangan adalah partai yang berazaskan Pancasila.

"Kita tahu bahwa PDI Perjuangan itu azasnya adalah pancasila, jadi PDI Perjuangan kadernya itu semua wajib paham tentang prinsip nasionalisme," kata Rudi.

Rudi menguraikan sedikit bahwa sejarah terbentuknya PDI Perjuangan tak lepas dari semangat nasionalisme yang terus digelorakan oleh Presiden Soekarno, hingga Indonesia mampu meraih kemerdekaannya.

"Makanya kita katakan bahwa kita ini mencintai Bhineka Tunggal Ika, kita berazaskan Pancasila, kita bangsa dan se-tanah air semua. Paham-paham inilah yang kita ingatkan kepada kader-kader kita untuk terus kita gelorakan untuk NKRI ini tetap NKRI harga mati," tegas Rudi.

Rudi mengatakan bahwa PDI Perjuangan sangat menyesalkan terhadap pihak-pihak yang melakukan tindakan di luar dari paham nasionalisme yang terjadi belakangan ini.

"Untuk itu, kita makanya sangat terusik sebenarnya dengan kondisi belakangan ini ada orang-orang yang berpaham di luar paham-paham nasionalisme ini," pungkasnya.

Kegiatan pendidikan politik kali ini juga turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Alexander Fransiscus, Wakil Bupati Kab. Belitung, Isyak Meirobie, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) serta jajaran pengurus DPD PDIP Babel lainnya. (

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: M Ismunadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved