Breaking News:

Berita Belitung

Kunjungi Suak Parak Mangrove Park, Vina Cristyn Sarankan Pengelola dan Pemdes Bekerja Sama

Anggota DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn Ferani meluangkan waktu mengunjungi destanasi Suak Parak Mangrove Park di Desa Air Saga

(dok pribadi)
Anggota DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn mengunjungi destinasi Suak Parak Mangrove Park, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (10/4/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Anggota DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn Ferani meluangkan waktu mengunjungi destanasi Suak Parak Mangrove Park di Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Sabtu (10/4/2021) sore.

Ditemani Ketua Pengelola Herman dan Kades Air Saga Ismanto, politisi Partai PDI-Perjuangan itu berkeliling menapaki tracking hingga susur Sungai Kubu dengan suguhan panorama hutan bakau nan tebal.

Bahkan Vina ikut mempromosikan destinasi berkonsep alam terbuka itu dengan mengunggah foto-foto kunjungan di media sosial miliknya.

"Salah satu kelebihan Suak Parak adalah lokasinya yang dekat dengan Kota Tanjungpandan sehingga mudah dijangkau wisatawan maupun masyarakat. Keunikan mangrove sepanjang Sungai Kubu dan tracking juga sudah memadai untuk menerima kunjungan wisatawan," ujarnya kepada posbelitung.co , Minggu (11/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Vina sempat berdiskusi memberikan saran dan masukan baik kepada pengelola maupun pemdes setempat.

Ia menyarankan agar kelompok pengelola dan pemdes bisa bekerja sama saling mendukung, bisa berupa anggaran desa ataupun mendorong CSR dari BUMN dan swasta untuk ikut membangun destinasi tersebut.

"Info dari Pak Kades, alokasi dana desa untuk pembangunan Suak Parak sudah mendapatkan porsi yang cukup besar. Ini membuktikan Pemdes Air Saga serius menjadikan Suak Parak Mangrove Park sebagai destinasi wisata favorit," katanya.

Sebagai destinasi baru, Suak Parak Mangrove Park tentunya butuh promosi agar lebih dikenal baik masyarakat lokal hingga wisatawan luar.

Oleh sebab itu, Vina menyarankan untuk bekerjasama dengan pelaku pariwisata sebagai garda terdepan di sektor wisata.

Sementara itu di sisi lain, area destinasi juga harus dilengkapi spot foto yang unik dan instagramable di tracking hingga aliran sungai untuk menambah daya tarik.

Kemudian, pengelola juga bisa menyiapkan produk hasil karya UMKM setempat sebagai buah tangan.

"Karena destinasi wisata yang baik itu harus punya daya tarik yang bisa dilihat, didengar, dinikmati dan sesuatu ada sesuatu yang dibawa pulang," katanya.

Pada dasarnya, kata Vina, pengelola sudah menyiapkan berbagai rencana untuk pengembangan ke depan.

Sehingga dirinya meminta mereka tetap kompak dan komitmen untuk mewujudkan rencana tersebut.

"Memang masih banyak pembangunan yang di perlukan, tetapi itu semua bisa sambil berjalan. Semuanya perlu proses dan waktu untuk mewujudkannya, tapi yang penting satu persatu dijalani pasti ada terwujud ke depannya," kata Vina. (posbelitung.co /dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved