Breaking News:

Berita Belitung

Polisi Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Desa Aik Ketekok, Pelaku Habisi Korban di Tiga Adegan

Di hadapan para jaksa Kejari Belitung dan penasehat hukum, tersangka mempraktekan 21 adegan kejadian nahas pada tanggal 18 Desember 2020 lalu.

(posbelitung.co /dede s)
Tersangka Darwin alias Peson memeragakan adegan rekonstruksi dugaan kasus pembunuhan, Senin (12/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Jajaran Sat Reskrim Polres Belitung menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan atas tersangka Darwin alias Peson (40) Senin (12/4/2021).

Di hadapan para jaksa Kejari Belitung dan penasehat hukum, tersangka mempraktekan 21 adegan kejadian nahas pada tanggal 18 Desember 2020 lalu.

Proses reka ulang dibagi dua lokasi yakni di halaman Mapolres Belitung saat tersangka mendapat telpon bahwa korban M Nur Ilham berbuat onar di tempatnya bekerja.

Kemudian berlanjut di TKP sebuah rumah kontrakan saksi Winto, Jalan Telex Dalam, Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

"Tadi proses rekonstruksi sudah digelar disaksikan langsung oleh Kasi Pidum Kejari Belitung dan ada 21 adegan yang diperagakan. Maksud dari rekontruksi ini untuk membuat lebih terang tindak pidana yang dilakukan tersangka," ujar Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Chandra Satria Adi Pradana.

Ia mengatakan, dari keseluruhan terdapat tiga adegan yang menggambarkan tersangka menghabisi nyawa korban.

Bahkan dugaan pembunuhan diperkuat setelah tersangka kembali masuk ke TKP dan kembali menusuk korban.

Chandra menambahkan berkas perkara kasus tersebut sudah dilimpahkan kepada Kejari Belitung dan masih menunggu petunjuk jaksa.

"Semoga dengan adanya rekonstruksi ini bisa lebih menyakinkan pihak kejaksaan," katanya.

Rekonstruksi bermula saat tersangka Peson mendapat telpon dari seseorang yang mengabarkan korban berbuat onar di tempatnya bekerja.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved