Breaking News:

Berani Loloskan Pemudik, Kakorlantas Ancam Polisi yang Bandel dengan Hukuman Dua Kali Lipat

Istiono menegaskan pihaknya mengancam hukuman berlipat ganda bagi personel yang bandel meloloskan pemudik.

Editor: Hendra
kompas.com
Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -  Pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik lebaran ke kampung halamannya.

Polisi pun diminta untuk berjaga agar tidak ada masyarakat yang pergi mudik lebaran.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono meminta personel Polri untuk menjaga pos penyekatan yang disediakan.

Mantan Kapolda Babel ini juga minta agar polisi tidak meloloskan para pemudik.

Istiono menegaskan pihaknya mengancam hukuman berlipat ganda bagi personel yang bandel meloloskan pemudik.

"Bandel pasti ada sanksi apalagi bandel waktu operasi. Saya pastikan sanksi dua kali lipat. Kalau dikurung 21 hari ditambah 21 hari lagi. Saya pastikan itu hukumannya dua kali lipat," kata Istiono di Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (13/4/2021).

Lebih lanjut, Istiono mengingatkan tidak ada boleh satupun personel yang melanggar SOP yang telah ditetapkan oleh pemerintah terkait larangan mudik lebaran.

"Pada waktu operasi anggota tidak ada yang melakukan perkara apalagi main main dalam situasi seperti ini. Semua harus taat aturan SOP," tukas dia.

Sebagaimana diketahui, Korps Lalu Lintas Polri menerjunkan 166.734 personel gabungan untuk melakukan pengamanan selama larangan libur mudik lebaran 2021 mendatang.

"Disiapkan total 166.734 personel gabungan dari Mabes Polri, Polda Jajaran, dan instansi terkait," kata Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Pol Rudy Antariksawan kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Dia menuturkan nantinya personel tersebut akan disebar di 333 titik posko penyekatan yang disiapkan di jalur perbatasan keluar daerah dari Lampung hingga Bali.

Rinciannya, personel Mabes Polri yang akan dilibatkan sebanyak 834 anggota yang berisikan 53 orang pimpinan dan staf.

Kemudian, di Polda jajaran kewilayahan yang disiagakan 93.336 personel.

Sementara, 72.564 personel lainnya terdiri dari instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka, Linmas, Jasa Raharja, Basarnas, dan lainnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Irjen Istiono Ancam Polisi yang Bandel Loloskan Pemudik. Akan Dihukum Penjara Berlipat Ganda

Sumber: Tribunnews.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved