Breaking News:

Berita Belitung

Hotel di Belitung Sudah Full Booking, Sekda Harap Ada Kebijakan Pusat Soal Larangan Mudik

SekdaBelitung H MZ Hendra Caya, mengaku belum menerima petunjuk teknis maupun petunjuk pelaksanaan tentang larangan mudik dari pemerintah pusat.

Pos Belitung/Disa Aryandi
H MZ Hendra Caya 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Belitung H MZ Hendra Caya, mengaku belum menerima petunjuk teknis maupun petunjuk pelaksanaan tentang larangan mudik dari pemerintah pusat.

Sebelumnya Kemendagri telah mengeluarkan larangan bepergian atau mudik Idul Fitri 1442 hijriah, dari tanggal 7-17 Mei 2021.

Karenanya, kata Hendra Caya, Pemerintah Kabupaten Belitung masih tetap menunggu surat edaran dari Pemerintah Pusat.

"Kami prinsipnya masih menunggu juklak dam juknis dari Pemerintah Pusat. Tapi intinya, kami sudah membicarakan soal ini, dan yang harus kami antisipasi apa, sudah kami persiapkan," kata Hendra kepada Posbelitung.co, Selasa (13/4/2021).

Kata Hendra, dari informasi didapat olehnya antara tanggal tersebut, sekarang ini sudah banyak wisatawan rencana ingin datang ke Belitung. Itu terlihat dari booking hotel yang sudah penuh.

"Terutama tanggal 13 Mei itu, sudah full semua. Ya karena memang saat libur Idul Fitri, yang tidak merayakan banyak sekali datang ke Belitung untuk berlibur," ucapnya.

Itu, lanjut dia, menjadi sebuah dilema bagi Pemerintah Kabupaten Belitung, lantaran suatu sisi Pemerintah Daerah ingin melakukan pemulihan ekonomi secara cepat, melalui sektor pariwisata.

"Sedangkan di sisi lain, ada larangan ini. Makanya kami harap ada kebijakan lain dari Pemerintah Pusat, karena saat libur seperti ini mendatangkan devisa terbesar bagi daerah," jelasnya.

Menurut Hendra, sebagian wisatawan kini sudah memutuskan tetap ingin ke Belitung, dan memajukan jadwal keberangkatan, yaitu sebelum tanggal 6 Mei.

"Pulangnya juga tentu lebih dari tanggal 17 Mei, dan itu lebih bagus, dan memang sekarang rata-rata seperti itu, karena kebijakan tadi," bebernya.

Sedangkan dari sisi stok barang dan kebutuhan sehari-hari, tambah Hendra, kini sudah dibicara terhadap agen-agen.

Agen sekarang sudah mulai menyetok barang keperluan sehari-hari, untuk kebutuhan 6 bulan kedepan.

"Ya kami minta juga kepada masyarakat, jangan memainkan harga barang, karena ini sudah mulai ada yang ingin memainkan harga seperti harga premium," pungkasnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved