Pakar Kesehatan Beberkan Fakta Mana yang Lebih Sehat untuk Buka Puasa, Kurma Kering atau Basah?

Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil saat berbuka puasa.

Editor: Novita
Tribun Travel/Sinta Agustina
Penjual kurma di Pasar Kurma, Madinah, Arab Saudi 

POSBELITUNG.CO - Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil saat berbuka puasa.

Makan kurma saat berbuka puasa juga dianjurkan oleh pakar kesehatan.

Sebab, kurma mengangung gula alami yang dapat membantu menaikkan gula darah tubuh yang menurun selama puasa.

Namun, apakah ada perbedaan antara makan buah  kurma kering atau  kurma basah?

Mana yang lebih menyehatkan untuk tubuh?

"Kurma kering dan  kurma basah sebetulnya sama-sama baik, tapi ada perbedaan dalam waktu simpan, kalori, kandungan gizi termasuk makronutrien, mikronutrien dan serat," jelas Dr (Cand) dr. Inggrid Tania MSI dikutip dari Kompas.com.

Menurut Tania, waktu penyimpanan  kurma segar cenderung singkat.

Jika disimpan di kulkas,  kurma segar hanya bertahan paling lama 8 hingga 10 bulan.

"Kurma kering kalau cara penyimpanannya baik bisa sampai 5 tahun," kata Tania.

Sayangnya, banyak  kurma kering berjamur sebelum 5 tahun dikarenakan cara penyimpanan yang salah.

Halaman
12
Sumber: Nakita
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved