Breaking News:

Human Interest Story

Supeni Rela Tidak Mudik Demi Patuhi Larangan Pemerintah, Padahal Kangen Lengko Ayam Buatan Ibu

Berat bagi Supeni menjalani lebaran tahun ini tanpa pulang ke kampung halamannya di Pangandaran, Jawa Barat.

Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes-PPKB Belitung Timur Supeni saat ditemui di ruangannya, Selasa (13/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Berat bagi Supeni menjalani lebaran tahun ini tanpa pulang ke kampung halamannya di Pangandaran, Jawa Barat.

Walaupun sudah lama tinggal di Manggar, Belitung Timur, namun suasana lebaran bersama keluarga besar di tempat asal jelas berbeda.

Dia bercerita kepada Posbelitung.co, Selasa (13/4/2021) bahwa tahun ini menjadi tahun ketiganya tidak mudik dan berlebaran bersama keluarga besarnya.

Meskipun memakai masker, saat Supeni bercerita ada raut kesedihan tersirat dari garis matanya. Terutama saat ditanya apa yang paling ia rindukan saat lebaran bersama keluarga.

"Hal yang paling saya rindukan saat lebaran di kampung halaman adalah masakan Lengko buatan ibu. Walaupun bisa bikin sendiri tapi ada sensasi berbeda ketika itu dimasak dan dimakan bersama ibu dan keluarga saat lebaran," ungkap Supeni yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes-PPKB Belitung Timur.

Ia sadar bahwa saat ini sedang dalam masa pandemi virus corona, apalagi pekerjaannya sangat erat kaitannya dengan hal tersebut. Karena itu ia paham betul risiko dan akibatnya jika ia tetap kekeuh ingin mudik ke kampungnya.

Ibu satu anak ini ingin mengambil sisi positif dari peraturan larangan mudik ini. Ia menilai saat ini perkembangan covid-19 masih tinggi di Indonesia sehingga harus ada kebijakan yang bisa menekan terjadinya penyebaran. Menurutnya kebijakan ini sebagai satu langkah yang efektif untuk itu.

"Kita bisa bilang tubuh kita sehat. Tapi dalam perjalanannya kita tidak tahu. Siapa tahu kita membawa virus untuk orang-orang terdekat kita di kampung halaman? Kalau kata orang bijak lebih baik mencegah daripada mengobati," kata Supeni.

Dia bilang bahwa saat ini kemajuan teknologi sudah sangat mempermudah seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam segi komunikasi. Karena itu, walaupun tak bisa bertatap muka langsung, silaturahmi tetap bisa dilakukan walaupun terpisah ribuan kilometer.

"Saat ini hape memudahkan semuanya. Walaupun tetap rasanya beda tapi disyukuri saja," kata Supeni.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar mau mengikuti aturan pemerintah soal larangan mudik demi menjaga Belitung Timur dari lonjakan kasus covid-19 pasca lebaran. Supeni juga mengingatkan agar selalu menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam beribadah di masjid.

"Pemerintah saat ini juga sedang gencar melaksanakan vaksinasi. Hal ini bertujuan agar kita bisa membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Semoga lebaran tahun depan kita sudah bisa lepas dari pandemi covid-19 ini," harap Supeni. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved