Breaking News:

BRI Mundur dari Aceh, Wajib Menerapkan Sistem Syariah Jadi Alasan

Penutupan operasional tersebut pun dalam rangka menindaklanjuti penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah nomor 11 tahun 2018

(Dok. Shutterstock)
Ilustrasi Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, -- Aturan perbankan di Aceh harus menerapkan prinsip syariah.

Terkait penerapan sistem ini, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk akhirnya mundur dari Aceh.

Pihak BRI pun akan menutup operasional usaha mereka di Provinsi Aceh.

Pemimpin Wilayah Bank BRI Provinsi Aceh Wawan Ruswanto mengatakan, semua portofolio dan layanan perbankan di bank pelat merah tersebut akan dialihkan kepada Bank Syariah Indonesia (BSI).

Penutupan operasional tersebut pun dalam rangka menindaklanjuti penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah nomor 11 tahun 2018.

“Alhamdulillah Bank BRI telah mengalihkan seluruh portofolio dan layanan perbankan kepada Bank BRIsyariah,” kata Wawan seperti dikutip dari Antara, Selasa (13/4/2021).

Lalu sebenarnya bagaimana hukum transaksi dan lembaga jasa keuangan di Aceh?

Pasal 2 dalam Qanun tersebut menjelaskan, setiap lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menerapkan prinsip syariah.

Aqad keuangan di Serambi Mekah pun wajib menggunakan prinsip syariah.

Dengan demikian, setiap lembaga keuangan yang memiliki operasional di Aceh harus melakukan transisi untuk menerapkan prinsip-prinsip syariah.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved