Breaking News:

Berita Belitung

Jam Kerja ASN 32,5 Jam Selama Ramadhan, Istirahat Hanya 30 Menit

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor : 800/637/III/BKPSDM, tentang pengaturan jam kerja

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Fery Laskari
Posbelitung.co/Suharli
Bupati Belitung, Sahani Saleh (Sanem). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor : 800/637/III/BKPSDM, tentang pengaturan jam kerja pada Bulan Ramadan 1442 hijriah bagi aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Belitung.

Terdapat perubahan waktu kerja selama Bulan Ramadan tersebut. Namun secara keseluruhan waktu jam kerja, apabila dihitung satu pekan mencapai 32,5 jam.

Puluhan jam selama satu pekan itu, berlaku bagi organisasi perangkat daerah (OPD) memberlakukan jam kerja selama lima hari dalam satu minggu, hingga enam kali satu minggu.

"Tapi prinsip nya pada umum nya sama. Ada pergeseran waktu sedikit, jam istirahat di potong, biasa dua jam waktu istirahat. Nah selama Ramadan ini 30 menit saja," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung Saprin kepada Posbelitung.co, Rabu (14/4/2021).

Untuk OPD bekerja selama lima hari dalam satu pekan, jadwal masuk kantor tetap pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB.

"Tapi kalau hari Jumat pulang nya pukul 15.30 WIB, karena jadwal istirahat nya satu jam. Nah kalau yang enam hari kerja, pulang nya pukul 14.00 WIB, terkecuali Jumat pukul 14.30 WIB," ucapnya.

Kata Saprin, pemberlakukan jam kerja selama Ramadan ini, nanti secara otomatis tidak berlaku, apabila sudah berakhir Bulan Suci Ramadan.

Apabila ada ASN tidak mengikuti aturan itu, seperti telat masuk kantor, atau tidak sesuai absensi, maka secara otomatis tambahan penghasilan pegawai (TPP) akan di potong.

"Ya karena memang sudah terprogram. Itu hitungan menit telat, nah kalau sudah lima hari berturut - turut telat, maka akan diberikan hukuman disiplin ringan," ujarnya.

Namun, lanjut dia, apabila ASN tersebut tidak masuk sama sekali, tanpa keterangan selama lima hari berturut - turut, maka akan dilakukan pemanggilan.

"Itu nanti melihat sampai sejauh mana ASN tersebut tidak bekerja. Kalau dua atau tiga hari tidak ada kabar, maka yang memberikan disiplinnya atasannya langsung dan kami tetap mengacu kepada aturan," katanya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved