Breaking News:

Ramadhan 2021

THR Dibayar H-7 Lebaran, DPR Minta Kemnaket Aktif Awasi Pelaksanaan Pembayaran ke Karyawan

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk aktif mengawasi pelaksanaan pembayaran Tunjangan Hari Raya

Editor: Hendra
kompas.com
Wakil Ketua DPR RI M Azis Syamsuddin 

POSBELITUNG.CO, -- Pemerintah meminta perusahaan untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) paling lambat H-7 sebelum hari raya Idul Fitri.

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk aktif mengawasi pelaksanaan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan perusahaan.

Kebijakan ini tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri No. 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Menurut Azis, Kemenaker juga perlu membentuk call center pengaduan karyawan.

Call center ini nantinya akan sebagai tempat pelaporan soal masalah pembayaran THR.

Tentu dalam pelaksanaannya, Kemenaker akan dibantu pihak pemerintah daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker).

"Untuk itu, Kemenaker dan Disnaker harus aktif mengawasi pelaksanaan pembayaran THR dan membentuk call center pengaduan pembayaran THR sebagai sarana informasi dan pelaporan pelaksanaan pembayaran THR," ucap Azis, dilansir laman dpr.go.id, Selasa (13/4/2021).

Kemenaker diminta bertindak tegas kepada sejumlah perusahaan untuk membayar THR dengan tepat waktu.

Jika tak mampu membayar THR, pengusaha bisa membuat perjanjian tertulis dengan karyawannya.

"Pengusaha yang tidak mampu membayar THR melakukan dialog dengan para pekerja dengan membuat kesepakatan secara tertulis mengenai waktu pembayaran dengan syarat pembayaran dilakukan sebelum hari raya lebaran tahun berikutnya" jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved