Breaking News:

Berita Belitung

KPPN Tanjungpandan Salurkan Rp88 Miliar Dana APBN Pada Triwulan I Tahun 2021

Kepala KPPN Tanjungpandan, Yessy Silvia Maharini menyampaikan kinerja penyaluran APBN di wilayah Pulau Belitung telah mencapai 15,59 persen.

Ist/KPPN
Kepala KPPN Tanjungpandan Yessy Silvia Maharini 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ekonomi Indonesia bergejolak terhitung sejak kasus pertama Covid-19 pada bulan Maret 2020 lalu.

Tidak dapat dipungkiri tekanan pandemi dan perkembangan Covid-19 yang bergerak dinamis, menyebabkan pemerintah harus melakukan kembali kebijakan anggaran dengan merealokasikan atau refocusing anggaran belanja yang kebutuhannya tidak mendesak pada tahun 2021 ini.

Saat ini tahun 2021 telah melewati triwulan I, perlu disampaikan terkait kinerja penyaluran APBN lingkup Pulau Belitung untuk mengetahui sejauh mana alokasi anggaran yang telah tersedia terserap oleh satuan kerja APBN di wilayah Belitung dan Belitung Timur.

Kepala KPPN Tanjungpandan, Yessy Silvia Maharini menyampaikan bahwa kinerja penyaluran APBN di wilayah Pulau Belitung telah mencapai 15,59 persen dari pagu yang tersedia.

Pagu Belanja Negara yang disalurkan melalui KPPN Tanjung Pandan sebesar Rp 565,5 miliar dan telah tersalurkan sebesar Rp88 miliar.

"Belanja Negara tersebut terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat dengan pagu Rp 326,7 miliar dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dengan pagu Rp 238,7 miliar," ujar Yessy dalam siaran rilis KPPN Tanjungpandan, Kamis (15/4/2021).

Belanja Pemerintah Pusat berupa Belanja kementerian atau lembaga (K/L) sampai dengan triwulan I tahun 2021 terealisasi sebesar 17,04 persen yaitu Rp 55,7 miliar, lebih tinggi 5,14 persen dibanding tahun lalu.

Hal ini disebabkan adanya upaya percepatan penyerapan APBN di seluruh satker APBN lingkup Belitung dan Belitung Timur, khususnya pada belanja barang dan belanja modal.

Belanja barang terealisasi sebesar 16,03 persen, lebih tinggi 5,95 persen dibanding triwulan I tahun 2020, sedangkan untuk belanja modal terealisasi 13,52 persen naik jauh lebih tinggi 12,37 persen dari triwulan I tahun 2020.

Realisasi belanja barang sebesar 16 persen dari pagu sebesar Rp.100 miliar dimana belanja operasioal dan pemeliharaan memiliki realiasi tertinggi sebesar 17,9.persen dan 17,3 persen dari pagu belanjanya.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved