Breaking News:

30 Ribu Warga Amerika Serikat Tertipu Ulah 2 Pemuda Indonesia Palsukan Situs Bantuan Pemerintah

Dua orang pemuda ditangkap Polda Jawa Timur setelah melakukan kejahatan antar negara berupa penipuan.

Infokomputer
Ilustrasi dua pemuda WNI ditangkap Polda Jawa Timur setelah melakukan kejahatan antar negara berupa penipuan dengan cara memalsukan situs bantuan Pemerintah Amerika Serikat. 30 ribu warga AS jadi korban penipuan ini. 

POSBELITUNG.CO, SURABAYA - 30 ribu warga Amerika Serikat menjadi korban penipuan dua warga negara Indonesia (WNI).

Modusnya, berbekal data pribadi para korban, pelaku memanfaatkannya untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah AS.

Diketahui, setiap satu orang akan mendapatkan 2.000 USD.

Pelaku meraup uang sebanyak 30 ribu USD setiap bulannya atas aksi penipuannya tersebut.

Kini dua orang pemuda WNI tersebut ditangkap Polda Jawa Timur.

Keduanya melakukan kejahatan antar negara berupa penipuan.

Baca juga ---> Wakapolsek Juwiring Ketahuan Bersama Istri Orang, Sembunyi di Kamar Mandi saat Digerebek Warga

Dilansir Kominfo.jatimprov.go.id, kedua tersangka berinisial SFR dan MZM.

Kedua tersangka telah membuat website atau situs palsu Pemerintah AS dan menggunakan data pribadi korban untuk mendapatkan bantuan Covid-19.

Diketahui, ada tiga kejahatan yang dilakukan oleh pelaku.

Ketiganya yaitu membuat website palsu, menyebarkan website palsu, dan mengambil data orang lain secara ilegal.

Baca juga ---> Suami Culik dan Setrum Pria yang Meludahi Istrinya, Ternyata Mantan Pacar

Halaman
123
Editor: Fitriadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved