Breaking News:

Bayi Meninggal dalam Kandungan Gara-gara Ambulans Kehabisan Bensin

Nyawa jabang bayi di dalam kandungan ibunya tidak bisa diselamatkan gara-gara mobil ambulans tidak bisa beroperasi karena kehabisan bensin.

Penulis: tidakada007 | Editor: Fitriadi
TRIBUN BALI/I MADE ARDIANGGA
Ilustrasi mobil ambulans 

POSBELITUNG.CO, SUKABUMI - Nyawa jabang bayi di dalam kandungan ibunya tidak bisa diselamatkan gara-gara mobil ambulans tidak bisa beroperasi karena kehabisan bensin.

Buruknya pelayanan publik ini jadi keluhan warga asal Cicantayan, Sukabumi, Jawa Barat

Pria asal Sukabumi ini menumpahkan rasa kekesalannya akibat pelayanan publik yang buruk hingga mengakibatkan nyawa seorang bayi melayang.

Keluhan disampaikan melalui unggahan akun Facebook Bang Umay pada Senin (12/4/2021).

Curhatan yang diunggah Bang Umay awalnya ditulis lalu ditujukan ke akun grup Facebook 'CFb (cantayan facebook)'.

Baca juga ---> Wakapolsek Juwiring Ketahuan Bersama Istri Orang, Sembunyi di Kamar Mandi saat Digerebek Warga

Dalam unggahannya tersebut, Bang Umay mengeluhkan tentang pelayanan publik yang tidak bisa digunakan ketika dibutuhkan oleh warganya.

Ia menceritakan, ambulans milik desanya itu seharusnya akan membawa saudaranya yang hendak melahirkan ke sebuah rumah sakit.

Namun, lantaran mobil ambulans kehabisan bahan bakar, pihak keluarga pun harus meminjam ambulans dari desa tetangga.

Dengan modal ambulans pinjaman, wanita hamil tersebut segera dilarikan ke rumah sakit.

"Ass wr wb, tolong kepada aparatur desa Cantayan minta pelayanan publiknya terhadap masyarakat jangan tebang pilih, ini rekan kami dari Kedusunan Kemang, kampung Cibiru, desa Cantayan mau membawa kakak kandungnya melahirkan harus pinjam ambulans ke pihak desa lain yaitu desa Pedaasih," tulis Bang Umay.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved