Breaking News:

Berita Belitung

Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 Ditanggung Kemenkes, BPJS Kesehatan Hanya Lakukan Verifikasi

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Dicky Permana Putra mengatakan, klaim pasien Covid-19 sudah ditanggung oleh Kementerian Kesehatan.

Posbelitung.co/Disa Aryandi
Dicky Permana Putra. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Dicky Permana Putra mengatakan, klaim pasien Covid-19 sudah ditanggung oleh Kementerian Kesehatan tanpa menggunakan dana JKN KIS.

Menurutnya pihak BPJS Kesehatan hanya melakukan verifikasi adminitrasi sedangkan pembayaran dilakukan Kemenkes.

Hasil verifikasi yang dilakukan nanti akan terbagi menjadi tiga kategori yaitu layak, tidak layak dan pending.

"Kalau biaya pasien Covid-19 ini ditanggung Kemenkes, peserta atau tidak BPJS pun bisa karena yang digunakan itu NIK bukan nomor BPJS Kesehatannya," ujarnya saat dihubungi posbelitung.co, Jumat (16/4/2021).

Kemudian, untuk faskes di Kabupaten Belitung yang bisa mengajukan klaim penanganan pasien Covid-19 hanya RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

Oleh sebab itu, jika terdapat pasien Covid-19 di luar rumah sakit tersebut maka akan langsung dirujuk.

Dirinya juga tidak menampik jumlah pasien semenjak April 2020 hingga saat ini telah mencapai angka 300-400 orang dengan jumlah klaim sekitar Rp8 miliar.

"Kalau data RSUD itu tidak jauh beda dengan kami cuman kalau masalah pembayarannya itu tergantung dari Kemenkes," jelas Dicky.

Ia menambahkan saat itu terdapat tiga rumah sakit di Belitung yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan yaitu RSUD Marsidi Judono, RS Almah dan Klinik Bhakti Timah.

Namun yang bisa melayani penanganan pasien Covid-19 hanya RSUD saja.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved