Breaking News:

KEMASHYURAN Jack the Ripper Sebagai Pembunuh Misterius Abad ke-19 Menyisakan Tanda Tanya

Pada periode yang sama, ada beberapa kasus pembunuhan lain yang terjadi di sekitar wilayah itu, yang dijulukan dengan nama berbeda

pixabay
Ilustrasi 

POSBELITUNG.CO - Jack the Ripper meneror London pada 1888, menewaskan sedikitnya 5 wanita dan memutilasi mereka.

Lebih jauh, mutilasi yang dilakukan ini dengan cara yang tidak biasa.

Hal ini lantaran kerapiannya yang menunjukkan pengetahuannya tentang anatomi manusia.

Sosoknya masih menjadi misteri, tidak pernah ditangkap maupun diungkap.

Namun, ia salah satu sosok pembunuh dari Inggris yang terkenal di dunia hingga kini.

Melansir History, kelima pembunuhan yang dikaitkan dengan Jack the Ripper terjadi dalam jarak 1,6 km dari satu sama lain, di sekitar distrik Whitechapel di East End London, dari 7 Agustus hingga 10 September 1888.

Pada periode yang sama, ada beberapa kasus pembunuhan lain yang terjadi di sekitar wilayah itu, yang dijulukan dengan nama berbeda, "Leather Apron".

Sejumlah surat diduga dikirim oleh si pembunuh ke London Metropolitan Police Service, yang sering dikenal sebagai Scotland Yard.

Ia mengejek petugas polisi tentang aktivitas pembunuhannya dan memberikan spekulasi tentang pembunuhan yang akan datang.

"Jack the Ripper" itu julukan yang berasal dari sebuah surat tersebut yang dikirimkan oleh pelaku pada saat serangan terjadi, yang mungkin merupakan tipuan.

Halaman
1234
Editor: Edi Yusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved